PADANG, ONtime.ID – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat, Lazuardi Erman, menyampaikan apresiasi kepada KONI Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota atas suksesnya penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 yang berlangsung pada 2–14 Oktober 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Lazuardi pada Selasa (13/10/2026). Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi itu merupakan hasil kerja sama berbagai pihak dalam menghidupkan kembali kompetisi olahraga setelah delapan tahun vakum.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada KONI, Pemerintah Provinsi, serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota atas kelancaran serta kesuksesan pelaksanaan Porprov XVI tahun ini,” ujarnya.
Politikus Fraksi Partai Golkar tersebut menilai, kembalinya Porprov menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi olahraga daerah, sekaligus menjadi bagian dari proses penjaringan atlet potensial menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ia juga menilai perbedaan pandangan dan dinamika yang muncul selama persiapan hingga pelaksanaan merupakan hal yang wajar dalam penyelenggaraan kegiatan berskala besar. Meski demikian, evaluasi tetap diperlukan agar pelaksanaan pada periode berikutnya semakin baik.
“Adanya pro dan kontra di lapangan adalah hal wajar serta manusiawi dalam sebuah dinamika organisasi, namun secara keseluruhan seluruh rangkaian program berjalan sukses,” katanya.
Porprov XVI Sumbar 2026 yang menggunakan maskot Sirimau menerapkan konsep tuan rumah bersama dengan melibatkan 12 kabupaten dan kota. Skema tersebut diharapkan dapat memperluas pemerataan aktivitas olahraga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi daerah yang menjadi lokasi pertandingan.
Untuk penyelenggaraan Porprov mendatang, Lazuardi menekankan pentingnya konsolidasi sejak tahap perencanaan, termasuk penetapan jumlah dan pembagian tuan rumah secara proporsional.
“Untuk ajang berikutnya, langkah awal yang harus kita lakukan adalah konsolidasi awal serta penetapan jumlah tuan rumah agar lebih terfokus dan dapat digilir secara proporsional,” tuturnya.
Menurutnya, perencanaan yang lebih terarah akan mempermudah koordinasi antarpemerintah daerah, khususnya dalam pengalokasian anggaran, kesiapan fasilitas pertandingan, serta pengelolaan kebutuhan teknis penyelenggaraan.
Lazuardi berharap keberhasilan Porprov XVI tidak berhenti pada suksesnya pelaksanaan, tetapi juga berlanjut pada peningkatan kualitas pembinaan atlet dan kesinambungan program olahraga di Sumatera Barat.
“Kita di DPRD Sumbar berharap program-program pembinaan olahraga yang sudah berjalan baik pada Porprov XVI ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan kualitasnya pada masa depan,” pungkasnya.
Porprov XVI Sumbar 2026 berlangsung pada 2–14 Oktober dengan pembukaan dipusatkan di Kota Padang. Ajang tersebut mempertandingkan 53 cabang olahraga dan diikuti 8.794 atlet dari 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. (*)












