GIANYAR, ONtime.ID—Semen Padang FC akan melakoni laga tandang menghadapi PSBS Biak dalam lanjutan Liga 1 Indonesia pekan kedelapan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (18/10). Pertemuan sesama tim promosi itu menjadi laga debut pelatih anyar Semen Padang FC, Eduard Almeida.
Dipimpin langsung dari pinggir lapangan oleh pelatih baru, Kabau Sirah—julukan Semen Padang FC, harus mampu mencuri poin di kandang lawan. Target tiga poin harus dapat diraih agar tim asuhan Eduard Almeida keluar dari kubangan degradasi.
Laga melawan PSBS Biak merupakan tantangan pertama yang harus dilewati oleh coach Eduard Almeida dalam menahkodai Semen Padang FC melanjutkan estafet Hendri Susilo. Sebab, Semen Padang FC tengah berada pada tren yang negatif dan sulit mendapatkan kemenangan.
Dilihat dari klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025, tim kebanggan Ranah Minang itu bertengger di posisi 16 dengan koleksi empat poin. Dari tujuh laga yang telah dilakoni, Semen Padang FC hanya mampu satu kali menang, satu kali imbang, dan lima pertandingan sisanya berakhir dengan kekalahan.
Sementara PSBS Biak menempati posisi kesembilan. Dalam tujuh pertandingan, PSBS Biak telah mengumpulkan sembilan poin dengan mencatat tiga kali meraih kemenangan dan empat kali kekalahan.
Berdasarkan klasemen sementara tersebut, laga pekan kedelapan ini merupakan laga yang berat bagi Kabau Sirah apalagi berstatus sebagai tim tamu. Pertandingan kontra PSBS Biak diprediksi menjadi laga yang sengit dan seru, sebab Kabau Sirah dengan pelatih barunya menargetkan kemenangan untuk memperbaiki catatan buruk dan membangkitkan mental pemain. Sementara PSBS Biak juga harus melanjutkan tren positifnya usai menang atas Persik Kediri pada pekan keenam.
Meski begitu, Pelatih Kepala Semen Padang FC, Eduard Almeida bertekad untuk meraih tiga poin pertama di laga debutnya. Ia optimis skuad Semen Padang FC mampu memberikan yang terbaik besok (hari ini, red) di atas lapangan.
“Kita sudah melakukan latihan taktikal dan juga sudah mempelajari permainan dari PSBS Biak. Semoga hasil positif bisa kita dapatkan,” ujarnya.
Selain itu, dari sejak bergabung dengan Semen Padang FC, Eduard Almeida mengaku telah menganalisa letak kelemahan dan masalah yang dialami Semen Padang FC hingga berujung pada hasil buruk dalam beberapa pertandingan sebelumnya.
“Dari awal kedatangan di Padang, saya telah mengamati semua situasi mulai dari pemain, taktikal dan struktur. Berdasarkan analisa ini sebagai tim kita harus bekerja sama untuk memperbaiki performa tim dan mempersiapkan yang terbaik untuk setiap pertandingan,” ujarnya.
Sementara itu, pemain Semen Padang FC, Rosad Setiawan mengatakan, rekan-rekannya dalam kondisi baik untuk bertanding. Semua juga sudah menyiapkan mental dan memberikan yang terbaik.
“Kami semua siap mengikuti intruksi pelatih yang telah dipersiapkan dari jauh-jauh hari saat jeda internasional kemarin. Tentunya setiap pertandingan yang kami mainkan, pasti kami ingin tiga poin agar kita bisa keluar dari situasi sulit saat ini,” ujarnya. (*)













