Kab. Padang Pariaman

Jefri Idrus Calon Wali Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak, Usung Pembangunan Ekonomi, Adat, dan Sinergi Ranah – Rantau

375
×

Jefri Idrus Calon Wali Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak, Usung Pembangunan Ekonomi, Adat, dan Sinergi Ranah – Rantau

Sebarkan artikel ini
Jefri
Jefri Idrus Calon Wali Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak, Usung Pembangunan Ekonomi, Adat, dan Sinergi Ranah - Rantau

SUNGAI SARIAK, ONtime.ID — Dinamika politik nagari mulai menghangat seiring munculnya sejumlah tokoh yang menyatakan kesiapan untuk memimpin pemerintahan nagari.

Salah satu figur yang kini mencuri perhatian masyarakat adalah Jefri Idrus, seorang wartawan yang dikenal dekat dengan masyarakat dan kini maju sebagai calon Wali Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak.

Langkah Jefri Idrus memasuki kontestasi kepemimpinan nagari bukan tanpa alasan. Bertahun-tahun menjalani profesi sebagai jurnalis membuatnya terbiasa berada di tengah masyarakat, mendengar langsung berbagai persoalan warga sekaligus menyaksikan potensi nagari yang belum sepenuhnya tergarap.

[irp posts=”34435″ ]

Berbekal pengalaman tersebut, ia mengusung gagasan pembangunan dengan tema besar membangun Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak secara menyeluruh lahir dan batin, ekonomi dan adat, ranah dan rantau.

Menurut Jefri, pembangunan nagari tidak bisa hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi harus menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi, sosial, budaya hingga nilai-nilai keagamaan.

“Pembangunan nagari harus menyentuh seluruh sendi kehidupan masyarakat. Kemajuan ekonomi harus berjalan seiring dengan penguatan adat dan nilai agama,” ujar Jefri dalam keterangannya kepada masyarakat.

[irp posts=”34432″ ]

Usung Visi Nagari Maju dan Mandiri

Dalam pencalonannya, Jefri Idrus membawa visi mewujudkan Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak yang maju, mandiri, berdaya saing, berlandaskan adat dan syarak, serta sejahtera berbasis potensi lokal.

Ia menilai bahwa kemajuan nagari hanya dapat dicapai jika pembangunan bertumpu pada kekuatan lokal, baik dari sisi sumber daya alam, budaya, maupun kekuatan sosial masyarakat.

Salah satu fokus utamanya adalah penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi nagari. Menurutnya, UMKM memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.

Jika dipercaya memimpin nagari, Jefri berkomitmen mendorong program pembinaan usaha, pelatihan manajemen, akses permodalan, serta perluasan jaringan pemasaran produk masyarakat agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

[irp posts=”34429″ ]

Kembangkan Potensi Wisata Nagari

Selain ekonomi kerakyatan, Jefri juga menyoroti potensi wisata lokal yang dinilai belum digarap secara maksimal.

Ia meyakini setiap korong di Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak memiliki potensi unik, baik dari sisi keindahan alam, tradisi budaya, maupun produk khas masyarakat yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis nagari.

Pengelolaan wisata yang profesional, menurutnya, tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan masyarakat tetapi juga membuka peluang kerja bagi generasi muda.

“Jika potensi wisata dikelola dengan baik, nagari tidak hanya dikenal luas, tetapi juga bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya.

[irp posts=”34429″ ]

Perkuat Sektor Pertanian

Sebagai wilayah yang memiliki basis pertanian yang kuat, sektor ini juga menjadi perhatian utama dalam program pembangunan Jefri Idrus.

Ia berencana mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penggunaan teknologi tepat guna, penyediaan bibit unggul, serta memastikan akses pasar yang lebih stabil bagi hasil panen petani.

Menurutnya, kesejahteraan petani harus menjadi prioritas karena sektor pertanian merupakan fondasi utama ekonomi masyarakat nagari.

Buka Lapangan Kerja untuk Generasi Muda

Masalah pengangguran, khususnya di kalangan generasi muda, juga menjadi salah satu fokus dalam gagasan pembangunan yang diusungnya.

Melalui penguatan sektor UMKM, pertanian, dan pariwisata, ia menargetkan terciptanya lebih banyak peluang usaha serta lapangan kerja di nagari.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan generasi muda untuk merantau semata-mata karena keterbatasan lapangan kerja di kampung halaman.

[irp posts=”34426″ ]

Perkuat Sinergi Ranah dan Rantau

Dalam konsep pembangunan nagari yang diusungnya, Jefri Idrus juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang kuat antara masyarakat di kampung halaman dan para perantau.

Menurutnya, perantau merupakan kekuatan besar yang dimiliki nagari karena memiliki jaringan luas, pengalaman, serta potensi dukungan bagi pembangunan daerah asal.

Melalui program kolaborasi ranah dan rantau, ia berharap perantau dapat dilibatkan secara aktif dalam berbagai program pembangunan nagari.

Tegakkan Nilai Adat dan Musyawarah

Jefri Idrus juga menegaskan bahwa kepemimpinannya kelak akan tetap berpegang pada nilai-nilai adat Minangkabau yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat.

Prinsip Tigo Tungku Sajarangan—yang melibatkan Ninik Mamak, Alim Ulama, dan Bundo Kanduang—akan dijadikan dasar dalam setiap proses musyawarah dan pengambilan keputusan.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” sebagai pijakan utama dalam arah pembangunan nagari.

Bangun SDM, Pendidikan dan Kesehatan

Selain ekonomi, Jefri Idrus juga menaruh perhatian pada pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di nagari.

Ia menilai pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai jika masyarakat memiliki akses pendidikan yang baik serta layanan kesehatan yang memadai.

Melalui kerja sama dengan berbagai pihak, ia berharap program pembangunan nagari nantinya mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

[irp posts=”34426″ ]

Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Nagari

Di tengah dinamika pemilihan wali nagari yang mulai berlangsung, Jefri Idrus mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan bersama-sama membangun masa depan nagari.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat serta bekerja secara transparan demi kemajuan nagari.

“Pembangunan nagari tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja. Dibutuhkan kebersamaan seluruh masyarakat untuk membawa Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak menuju masa depan yang lebih maju,” ujarnya. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID