Politik

Endarmy Dorong Pariwisata Halal Anduriang Jadi Motor Ekonomi, Infrastruktur Jadi Kunci Pengembangan

428
×

Endarmy Dorong Pariwisata Halal Anduriang Jadi Motor Ekonomi, Infrastruktur Jadi Kunci Pengembangan

Sebarkan artikel ini
Pariwisata
Endarmi Dorong Pariwisata Halal Anduriang Jadi Motor Ekonomi, Infrastruktur Jadi Kunci Pengembangan

PADANG PARIAMAN, ONtime.ID – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmy, menegaskan bahwa sektor pariwisata dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat apabila didukung oleh infrastruktur yang memadai dan pengelolaan yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal di Jorong Lubuak Napa, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi sarana penyebarluasan regulasi daerah, tetapi juga forum untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait pengembangan potensi wisata yang dimiliki Nagari Anduriang.

[irp posts=”36965″ ]

Dalam pemaparannya, Endarmy menyebut Nagari Anduriang memiliki kekayaan alam yang berpotensi menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Padang Pariaman. Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya berkembang karena masih terkendala oleh keterbatasan sarana pendukung dan aksesibilitas menuju lokasi wisata.

“Potensi wisata di Anduriang sangat besar. Yang dibutuhkan sekarang adalah peningkatan infrastruktur, akses jalan, fasilitas pendukung, dan penataan kawasan wisata agar mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Endarmy.

Politisi yang saat ini bertugas di Komisi V DPRD Sumbar itu menegaskan bahwa dirinya terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat Anduriang, termasuk pembangunan infrastruktur dasar yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata.

Menurutnya, sejumlah usulan pembangunan yang terus diperjuangkan meliputi peningkatan jalan, perbaikan fasilitas umum, hingga rehabilitasi jembatan yang rusak akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut pada tahun lalu.

[irp posts=”36962″ ]

Endarmy menilai keberadaan objek wisata seperti Air Terjun Pelangi dan kawasan wisata arung jeram merupakan aset daerah yang memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Apabila didukung dengan akses yang baik dan promosi yang maksimal, destinasi tersebut berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

“Pariwisata tidak hanya bicara soal objek wisata. Ketika wisata berkembang, sektor usaha masyarakat juga ikut bergerak, mulai dari kuliner, transportasi, penginapan, hingga usaha ekonomi kreatif lainnya,” katanya.

Ia menambahkan, posisinya di Komisi V DPRD Sumbar yang bermitra dengan Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait akan terus dimanfaatkan untuk memperjuangkan program-program yang mendukung pengembangan destinasi wisata di daerah pemilihannya.

[irp posts=”36959″ ]

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari masyarakat. Wali Korong Asam Pulau, Dani, mengusulkan pengembangan kawasan agrowisata berbasis kebun durian yang dipadukan dengan fasilitas perkemahan dan penginapan bagi wisatawan.

Menurutnya, konsep tersebut berpotensi menjadi daya tarik baru yang mampu memperpanjang lama kunjungan wisatawan ke Nagari Anduriang sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, perwakilan masyarakat dari Korong Kampuang Tangah mengusulkan pengembangan wisata Anduriang River Tubing dan rafting dengan memanfaatkan aliran sungai yang dinilai memiliki potensi besar untuk wisata minat khusus dan olahraga alam.

Berbagai gagasan yang muncul dalam diskusi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nagari.

[irp posts=”36956″ ]

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Camat 2×11 Kayu Tanam, Wali Nagari Anduriang, para wali korong, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Melalui sosialisasi Perda Pariwisata Halal ini, Endarmi berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam mengembangkan potensi wisata daerah sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat posisi Padang Pariaman sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID