Kab. Solok

Hari Ibu Ke-94, Bupati: Peran Ibu Tidak Tergantikan

243
×

Hari Ibu Ke-94, Bupati: Peran Ibu Tidak Tergantikan

Sebarkan artikel ini
ibu
Bupati Solok Epyardi Asda saat memotong tumpeng dalam acara peringatan Hari Ibu ke-94 di Gedung Solok nan Indah, Arosuka, Kamis (22/12).

SOLOK, ONTIME.ID – Peran ibu di Indonesia jauh sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Ini dibuktikan dengan sudah berjalannya peringatan hari Ibu yang ke-94.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Solok Epyardi Asda saat menghadiri peringatan Hari Ibu ke-94 tahun di Gedung Solok nan Indah, Arosuka, Kamis (22/12).

“Hari Ibu sudah diperingati selama 94 tahun, lebih dahulu daripada hari kemerdekaan Indonesia yang masih 77 tahun. Ini artinya perjuangan seorang perempuan dan perjuangan seorang ibu sudah diakui oleh dunia meskipun Indonesia masih dalam masa penjajahan,” tuturnya.

Dijelaskannya, pengorbanan dan perjuangan seorang Ibu dalam membesarkan anaknya memang tidak dapat tergantikan.

“Maka dari itu melalui kegiatan seperti ini saya memberi apresiasi kepada seluruh Ibu-ibu yang telah banyak berjuang dan berkorban demi kebahagiaan anaknya,” ucapnya.

Disampaikannya, dalam acara peringatan tersebut ia melihat ada beberapa kegiatan yang perlu didukung oleh pemerintah yakni Lomba Muslimah Fashion Festival Arosuka.

“Sebagai Bupati Solok saya mendukung setiap program-program ibu-ibu yang dapat mengembangkan UMKM dan memajukan Kabupaten Solok. Jayalah Solok, Jayalah Kaum Ibu, Teruslah Berkarya,” kata Epyardi.

Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Emiko Epyardi Asda, menyampaikan, dalam Pperingatan Hari Ibu Ke 94 tahun itu, mengusung tema Perempuan Berdaya Indonesia Maju.

Tema itu menurutnya digaungkan sejalan dengan target goals dari Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mewujudkan perempuan yang memiliki peran dan kedudukan setara, serta memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang pembangunan seperti bidang pendidikan, ekonomi, sosial, politik, dan hukum.

“Peringatan Hari Ibu ke 94 Tingkat Kabupaten Solok tahun ini telah kami awali dengan beberapa kegiatan diantaranya kegiatan PKK Peduli dengan mengumpulkan sumbangan dari seluruh kader PKK untuk korban gempa Cianjur, kegiatan PKK Peduli Stunting dan Dharmawanita Peduli Stunting bekerjasama Dinas Sosial, dan Kegiatan Muslimah Fashion Festival Arosuka yang kita adakan dalam rangka promosi UMKM Lokal berupa produk Batik,”ujarnya.

Lebih lanjut disampaikannya, semua kegiatan tersebut bertujuan untuk memantik seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Solok untuk terus bersama-sama memperjuangkan dan mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Selain itu kata Emiko, untuk mendorong kaum ibu di Kabupaten Solok untuk terus menjalankan fungsinya sebagai pendidik pertama generasi penerus sekaligus memanfaatkan ruang yang setara agar para ibu pun dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi Kabupaten Solok.

Dalam kegiatan itu Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Emiko Epyardi Asda, diangkat sebagai Bunda Literasi Kabupaten Solok.

Selain itu Bupati Solok bersama unsur Forkopimda dan Ketua Organisasi Wanita di Kabupaten Solok melakukan pemotongan tumpeng. Selanjutnya penyerahan sembako melalui program PKK peduli Stunting dan Dharmawanita Peduli Stunting kepada penerima bantuan.

Ikut hadir dalam acara tersebut Kapolres Solok AKBP Apri Wibowo, Ketua Dharmawanita Persatuan(DWP) Kabupaten Solok Tezzi Medison, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kemasyarakatan dan SDM, Mulyadi Marcos, kepala OPD, Kepala BUMN dan BUMD di Kabupaten Solok, Ketua Organisasi Wanita se-kabupaten Solok, Camat se-Kabupaten Solok dan tamu undangan lainnya. (*/red)