PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Malam resepsi penutupan Turnamen PB Palika di Nagari Malai V Suku Timur, Kecamatan Batang Gasan, Rabu (24/6/2026), berlangsung meriah dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan PB Palika itu tidak hanya menjadi penutup kompetisi bulu tangkis, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi masyarakat menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana).
Acara dihadiri dua anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, yakni Erman dari Fraksi PAN dan Nazir Tanjung Dt. Jolelo dari Fraksi Golkar. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat sekaligus apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga Nagari Malai V Suku Timur.
Suasana resepsi semakin semarak dengan hiburan orgen tunggal Dinasti dari Tiku, Kabupaten Agam, yang menghibur ratusan masyarakat hingga penghujung acara. Pada puncak kegiatan, Erman dan Nazir Tanjung menyerahkan piala serta hadiah kepada para juara turnamen sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, sportivitas, dan semangat kompetisi yang telah ditunjukkan para peserta selama pertandingan berlangsung.
Ketua Panitia Pelaksana, Yosef Manday, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga resepsi penutupan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama panitia, masyarakat, sponsor, serta seluruh peserta yang menjaga suasana tetap kondusif.
Salah satu momen yang mendapat perhatian masyarakat adalah kehadiran empat kandidat calon Wali Nagari Malai V Suku Timur. Keempatnya tampil bersama di atas panggung dan membawakan lagu secara bergantian, menciptakan suasana penuh keakraban di tengah masyarakat yang hadir.
Bagi panitia, kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa kontestasi Pilwana tidak harus memecah persatuan masyarakat. Sebaliknya, perbedaan pilihan politik dapat dijalani dalam semangat kekeluargaan dan saling menghormati.
“Siapapun nanti yang terpilih, kemenangan itu milik seluruh masyarakat Malai V Suku Timur demi kemajuan bersama,” ujar Yosef Manday.
Semangat yang diusung panitia melalui istilah “Pilwana Badunsanak” menjadi pesan penting bahwa demokrasi di tingkat nagari dapat berjalan secara damai, beretika, dan tetap menjaga persaudaraan antarwarga.
Suasana haru juga mewarnai malam penutupan ketika mantan Wali Nagari Malai V Suku Timur, Buyung Intan, menyampaikan sambutan perpisahan setelah mengakhiri masa pengabdiannya. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin.
Buyung Intan juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai keterbatasan selama menjalankan amanah sebagai wali nagari. Ia mengakui masih terdapat sejumlah harapan masyarakat yang belum dapat diwujudkan selama masa kepemimpinannya.
“Terima kasih atas amanah dan dukungan yang diberikan selama ini. Semoga pemimpin terpilih nanti dapat melanjutkan apa yang belum sempat kami selesaikan demi kesejahteraan nagari,” ungkap Buyung Intan.
Penutupan Turnamen PB Palika tidak hanya menjadi perayaan atas berakhirnya sebuah kompetisi olahraga, tetapi juga menghadirkan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika demokrasi lokal. Kehadiran tokoh masyarakat, anggota DPRD, para calon wali nagari, serta antusiasme warga menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang memperkuat solidaritas sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antarberbagai elemen masyarakat.
Melalui semangat sportivitas di arena pertandingan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial, masyarakat Nagari Malai V Suku Timur diharapkan mampu menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif hingga seluruh tahapan Pilwana selesai dilaksanakan, sehingga pesta demokrasi benar-benar menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan mendorong kemajuan nagari. (*)













