LIMAPULUH KOTA, ONtime.ID – Memasuki hari kedua pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, sejumlah sasaran tambahan nonfisik berhasil dituntaskan hingga mencapai 100 persen. Sementara itu, sasaran fisik utama terus dikebut dengan progres yang terus meningkat.
Komandan Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nugraha Nata, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti nyata sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Salah satu program yang telah rampung sepenuhnya adalah kegiatan pembinaan teritorial melalui penyaluran 100 paket makanan tambahan kepada balita yang mengalami stunting maupun wasting. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor Wali Nagari Sarilamak, Kamis (16/7), dan dihadiri Pasiter Kodim 0306/50 Kota, Kapten Inf. Rekky Wahyudi.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan status gizi balita agar tetap sehat, menekan angka stunting dan wasting, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak,” ujar Letkol Inf. Adi Nugraha Nata.
[irp posts=”37803″ ]
Selain program penanganan stunting, sasaran tambahan lain yang juga telah selesai 100 persen meliputi pembukaan lahan ketahanan pangan seluas 1 hektare, pelayanan kesehatan gratis, pembagian paket sembako, bazar murah, hingga kegiatan penghijauan melalui penanaman pohon.
Menurut Dandim, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh personel TMMD bersama masyarakat yang sejak hari pertama bergotong royong menyukseskan program lintas sektoral tersebut.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan sinergi yang kuat, beberapa program krusial pada sektor sasaran tambahan telah mencapai target 100 persen. Keberhasilan ini kami harapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, pelaksanaan sasaran fisik juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga hari kedua, penyiapan badan jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar 7 meter telah mencapai 45 persen. Pembangunan Tugu TMMD berada pada progres 36 persen, penurunan elevasi jalan 20 persen, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 15 persen, pekerjaan rabat beton 12 persen, program TNI Manunggal Air Bersih 11 persen, serta pemasangan gorong-gorong telah mencapai 4 persen.
Dandim menjelaskan, setelah sasaran fisik berjalan sesuai target, pelaksanaan TMMD akan diperkuat melalui berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh aspek edukasi masyarakat. Berbagai penyuluhan telah dijadwalkan, mulai dari wawasan kebangsaan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kesehatan lingkungan, hingga penyuluhan bahaya narkoba yang melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN).
[irp posts=”37800″ ]
Menurutnya, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan kesadaran masyarakat di berbagai bidang.
“Kami di jajaran Kodim 0306/50 Kota di bawah komando Korem 032/Wira Braja berkomitmen mengawal seluruh rangkaian kegiatan TMMD hingga selesai. Semangat kemanunggalan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi modal utama untuk mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung bagi warga Kabupaten Lima Puluh Kota,” tegas Letkol Inf. Adi Nugraha Nata.
Dengan capaian yang telah diraih pada hari kedua, pelaksanaan TMMD ke-129 di Kecamatan Harau menunjukkan progres positif. Program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus membuka akses infrastruktur yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Nagari Sarilamak. (DeBe)













