JAKARTA, ONTIME.ID—Timnas Indonesia akan menghadapi Irak pada lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (6/6). Kemenangan akan menjadi kunci tim Garuda lolos ronde 3 dan memperbesar asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia jelas mengincar kemenangan di laga ini demi mengunci tiket lolos Piala Asia 2027 sekaligus hak tampil di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia Zona Asia. Capaian itu akan menjadi tonggak sejarah bagi Garuda sekaligus membuka asa tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Di sisi lain, Irak adalah satu-satunya negara dari Grup F yang telah pasti lolos ke putaran ketiga. The Lions of Mesopotamia—julukan Irak, kukuh di puncak klasemen dengan 12 angka. Irak yang ada di peringkat 58 FIFA tentu tidak ingin tergusur oleh Timnas Indonesia dari potensi sebagai juara Grup F, menjadi runner-up saja.
Melihat situasi di klasemen Grup F, yaitu jarak Indonesia yang empat angka dari Vietnam, kemenangan atas Irak akan memastikan Garuda lolos. Tidak peduli apa pun hasil di laga Vietnam vs Filipina. Tiga poin kontra Irak membawa Indonesia naik satu level di kualifikasi Piala Dunia, sekaligus lolos ke Piala Asia 2027.
Lalu, bagaimana jika Timnas Indonesia imbang atau kalah dari Irak? Pada dasarnya, apa pun hasil laga di matchday 5 nanti tidak akan membuat Garuda tergusur dari posisi runner-up. Jikapun kalah, Indonesia masih punya kans saat menjamu Filipina pada 11 Juni. Bahkan, imbang atau kekalahan atas Irak tetap bisa mengantar Indonesia lolos. Dengan catatan, di laga lain Vietnam meraih hasil serupa atau lebih buruk dibanding Indonesia.
Target tinggi diusung oleh skuad Timnas Indonesia. Diwakili oleh Marselino Ferdinan saat konferensi pers usai menghadapi Tanzania, Garuda bertekad memenangkan dua laga tersisa Grup F. Kondisi anak asuh STY juga dikatakan Marselino sangat bagus jelang duel melawan Irak dan Filipina.
“Kami siap melawan Irak dan Filipina. Kami tidak melihat apapun, kita harus memenangi dua laga sisa. Kondisi pemain saya tegaskan siap untuk menghadapi laga selanjutnya,” kata Marselino dikutip laman resmi PSSI.
Satu kemenangan saja sudah cukup mengantar Indonesia lolos ke ronde berikutnya. Namun, ada target lain yang ingin dicapai Garuda dengan menang dua laga beruntun kontra Irak dan Filipina. Bukan cuma masalah mengangkat kepercayaan diri pemain. Tetapi juga, demi tambahan poin yang besar bagi Timnas Indonesia di ranking FIFA.
Kemenangan atas Irak akan memberikan tambahan poin +19,3 bagi Indonesia. Sedangkan kemenangan atas Filipina bisa membuat skuad Garuda memperoleh +11,83 poin. Artinya, dua kemenangan akan membuat Indonesia memperoleh +31,13 poin.
Indonesia yang saat ini berada di ranking 134 FIFA dengan 1.102,7 poin. Dua kemenangan akan membuat Garuda memiliki 1.133,83 poin. Jumlah itu bisa mengantarkan Indonesia menempati ranking 127 meski masih tergantung dengan hasil yang diraih negara lain.
Irak sendiri memang telah memastikan lolos ke babak berikutnya. Tapi, publik sepak bola Vietnam akan berharap Irak tetap bermain profesional di laga ini. Pasalnya, segala aksi Irak dan Filipina bisa menjadi sorotan. Mereka masih terlibat dalam penentuan siapa yang akan lolos ke babak berikutnya. Tapi bagaimanapun juga, Irak akan tetap mengincar hasil positif di laga ini. Mereka hanya butuh satu poin lagi untuk bisa memastikan diri menjadi juara Grup F.
Putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona AFC merupakan jalan terdekat bagi negara Asia untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Nantinya, enam negara Asia akan lolos ke Piala Dunia 2026 dari jalur putaran ketiga. Mereka adalah dua negara peringkat teratas (juara dan runner-up) dari tiga grup di putaran ketiga.
Bagi tim Asia yang belum lolos di putaran ketiga, masih ada jalan lain, yakni putaran keempat dan play-off inter-konfederasi. Di putaran keempat akan ada 2 negara Asia yang lolos. Berikutnya, dua runner-up putaran keempat akan bermain di putaran kelima. Keduanya akan memperebutkan satu tiket menuju play-off inter-konfederasi yang berhadiah satu tiket lolos ke Piala Dunia 2026.
Tak Akan Ada Perubahan Berarti
Susunan pemain melawan Tanzania tampaknya menjadi gambaran line-up Indonesia melawan Irak. Namun, beberapa perubahan mungkin akan terjadi. Misalnya saja Justin Hubner yang bisa masuk ke starting XI. Hubner memang tidak menjadi pemain inti di laga versus Tanzania karena baru tiba di Jakarta.
Andai benar Hubner masuk, bisa terjadi pergeseran posisi di lini belakang. Sandy Walsh bisa saja terlempar ke bangku cadangan. Opsi lain, Walsh kembali ke posisi fullback kanan menggeser Asnawi Mangkualam ke bangku cadangan.
Shin Tae-yong sendiri akan diuntungkan dengan keberadaan Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Jay Idzes. Ketiganya belum menjadi bagian dari skuad Indonesia lawan Irak, baik di pertemuan pertama kualifikasi PD 2026 maupun Piala Asia 2024. Idzes sendiri masih punya kans bermain meski dijadwalkan tiba di Indonesia pada 5 Juni setelah mengantar Venezia promosi ke Serie A.
Di sisi lain, pelatih Irak, Jesús Casas, bisa saja sedikit melakukan perubahan. Pemain muda seperti Ali Jasim dan Zidane Iqbal bisa saja diberi kesempatan main. Di lini depan, Aymen Hussein dan Mohanad Ali akan berebut satu tempat sebagai ujung tombak. (vand)













