PADANG, PARIAMAN, Ontime.ID — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendukung Festival Gandang Tasa yang diselenggarakan Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, sebagai salah satu ajang untuk mempertahankan kesenian tradisional.
Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan, salah satu visi dan misi yang telah tertuang dalam RPJMD adalah mendukung penuh seluruh kegiatan yang bertujuan untuk mempertahankan kesenian tradisional. Seperti Gandang Tasa alat musik perkusi yang biasanya dimainkan dalam hoyak tabuik sebagai kesenian khas daerah Pariaman.
“Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendukung penuh pelaksanaan lomba Gandang Tasa ini. Kegiatan positif ini perlu terus dilestarikan sebagai upaya mempertahankan kesenian tradisional agar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Suhatri Bur, Sabtu (17/6).
Ia berharap, melalui Festival Gandang Tasa ini lahir generasi muda yang cinta budaya tradisional di tengah maraknya kebablasan teknologi. “Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan masyarakat ini untuk melestarikan tradisi gandang tasa,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, Tambua Tasa sudah masuk ke dalam salah satu kesenian tradisional non benda di tingkat Nasional, sehingga dengan demikian, semua pihak harus ikut serta dalam melestarikan kesenian tradisional tersebut, terlebih generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.
“Kalau bukan kita yang menjaga dan melestarikannya, tentu tradisi ini akan hilang ditelan zaman. Saya turut bangga kepada seluruh kepanitiaan yang terlibat dalam perlombaan ini. Terutama kepada para pemenang,” tuturnya.
Acara yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman ini telah dibuka dengan resmi oleh Sekretaris Daerah Rudy Repenaldy Rilis.
Pada kesempatan itu, Rudy Rilis yang juga didampingi oleh Kadisdikbud Anwar mengungkapkan, pelaksanaan lomba Gandang Tasa ini merupakan ruang untuk mengapresiasi pelaku seni gendang tasa di Kabupaten Padang Pariaman. (vand)













