PADANG PARIAMAN, ONtime.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Padang Pariaman memastikan daerah tersebut akan ambil bagian sekaligus menjadi salah satu tuan rumah dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI tahun 2026.
Kepastian itu disampaikan Ketua KONI Padang Pariaman Asmadi didampingi Sekretaris KONI Irwansyah saat melakukan kunjungan pembinaan ke cabang olahraga Misocer yang dipimpin Firman, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman, di Lubuk Alung, Sabtu (14/6/2026).
Asmadi menjelaskan, Porprov XVI Sumbar mengusung konsep “Porprov Bersama”, di mana penyelenggaraan tidak lagi terpusat pada satu daerah, melainkan dibagi kepada seluruh 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Dalam skema tersebut, Padang Pariaman dipercaya menjadi tuan rumah empat cabang olahraga yang dinilai memiliki kesiapan sarana dan fasilitas pendukung.
Empat cabang olahraga yang akan digelar di Padang Pariaman yakni sepak bola, panjat tebing, wood ball, dan tarung derajat. Untuk sepak bola, pertandingan direncanakan berlangsung di Stadion Utama Sikabu Lubuk Alung, GOR Sungai Sariak, serta Lapangan Bola Sicincin Sungai Abu-Abu.
Sementara itu, arena panjat tebing akan dipusatkan di kawasan Sport Hall, tepatnya di lahan depan Kantor Polres Padang Pariaman dan samping Kantor KONI. Cabang wood ball akan dilaksanakan di kawasan Kampung Dalam, sedangkan tarung derajat akan menggunakan fasilitas Sport Hall KONI Padang Pariaman.
Menurut Asmadi, penetapan lokasi tersebut telah mempertimbangkan aspek kelayakan venue, aksesibilitas atlet, serta kenyamanan penonton sehingga pelaksanaan pertandingan dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan pengurus provinsi.
Lebih jauh, Asmadi mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menaruh harapan besar agar kontingen daerah mampu tampil kompetitif dan masuk dalam jajaran terbaik pada ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut.
“Harapan dari Bupati tentu ingin Padang Pariaman menjadi juara umum. Namun kami juga melihat secara realistis. Jika belum mampu meraih posisi pertama, mempertahankan peringkat kedua atau ketiga juga merupakan target yang berat dan membutuhkan kerja keras seluruh pihak,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan meraih prestasi tidak hanya bergantung pada atlet dan pelatih, tetapi juga memerlukan dukungan penuh pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat. Dukungan tersebut mencakup pembinaan berkelanjutan, peningkatan fasilitas olahraga, hingga penguatan anggaran persiapan kontingen.
KONI Padang Pariaman, kata Asmadi, telah melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, Badan Keuangan Daerah, serta pemerintah kabupaten terkait kebutuhan pendanaan Porprov. Saat ini, rancangan anggaran telah disusun dan diharapkan dapat segera masuk dalam pembahasan APBD Perubahan Tahun 2026.
“Porprov dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang. Waktu yang tersedia relatif singkat sehingga dukungan anggaran harus segera diputuskan agar persiapan atlet dan venue tidak terkendala,” tegasnya.
Pada Porprov XVI nanti, sebanyak 53 cabang olahraga akan dipertandingkan. Padang Pariaman menargetkan mengikuti sekitar 43 cabang olahraga, dengan jumlah yang masih memungkinkan berubah berdasarkan hasil evaluasi dan kesiapan masing-masing cabang.
Dalam sepekan terakhir, pengurus KONI terus melakukan monitoring langsung ke lapangan guna memastikan kesiapan atlet maupun pengurus cabang olahraga. Sejumlah cabang yang selama ini menjadi lumbung medali emas seperti renang, angkat besi, dan kriket diproyeksikan kembali menjadi andalan untuk mendongkrak posisi Padang Pariaman di klasemen akhir.
Di sisi lain, Asmadi juga menepis anggapan yang menyebut Stadion Utama Sikabu selama ini kurang dimanfaatkan. Menurutnya, stadion tersebut memiliki fasilitas yang memadai dan siap digunakan sebagai salah satu venue utama Porprov.
“Stadion Sikabu bukan fasilitas yang mubazir. Venue ini layak dan siap digunakan. Yang dibutuhkan saat ini adalah penyempurnaan persiapan agar pemanfaatannya maksimal dan menjadi kebanggaan masyarakat Padang Pariaman,” katanya.
Dengan status sebagai tuan rumah empat cabang olahraga dan target mempertahankan posisi papan atas, Padang Pariaman kini berpacu dengan waktu untuk memastikan seluruh aspek teknis, anggaran, dan pembinaan atlet berjalan optimal demi meraih prestasi terbaik pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026. (*)













