Kab. Dharmasraya

Pemkab Dharmasraya Raih Beragam Penghargaan Bergengsi

342
×

Pemkab Dharmasraya Raih Beragam Penghargaan Bergengsi

Sebarkan artikel ini
Dharmasraya
Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Bobby Perdana Riza dan anggota PGRI Dharmasraya di Semarang.

DHARMASRAYA, ONTIME.ID–Dalam bulan ini Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, bertubi tubi dianugerahi penghargaan, mulai dari penghargaan Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI, Anugrah Kebudayaan dari Kemendikbud, dan anugrah Keterbukaan informasi publik dari KI Sumbar.

 

Tidak salah rupanya PB PGRI memberikan penghargaan tersebut kepada Rajo Koto Besar itu, yang diserahkan langsung Presiden Joko Widodo di Semarang, Jawa Tengah. Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu menyampaikan terima kasih kepada PGRI atas penghargaan yang diberikan.

 

“Terima kasih PB PGRI, mari terus bergandengan tangan memajukan pendidikan di negeri ini” kata Sutan Riska, di Semarang.

 

Sutan Riska mengemukakan Anugerah itu diberikan PGRI sebagai bentuk kehormatan kepada kepala daerah yang telah berkomitmen memajukan dunia pendidikan. Terutama dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan profesionalitas profesinya.

 

Dipaparkan Tuanku Kerajaan yang juga akan maju pada Pilgub mendatang, bentuk dukungan Pemkab Dharmasraya terhadap dunia pendidikan sudah dilakukan. Diantaranya, dengan memberi perhatian melalui kucuran dana APBD untuk peningkatan kesejahteraan dan profesionalitas guru melalui diklat, workshop, webinar, dan memberi tambahan penghasilan guru yang belum menerima sertifikasi.

 

Begitu juga dalam pengurangan tanaga guru honorer di Kabupaten Dharmasraya terus dilakukan, di tahun 2022 setidaknya sekitar 800 an guru yang diusulkan untuk diangkat menjadi P3K

 

Selain indikator-indikator yang ditetapkan, bupati dua periode itu juga mengemukakan kepedulian terhadap guru-guru dengan memberi fasilitas seperti kendaraan dan kantor dalam mendukung kinerja di lapangan.

 

“Khusus untuk guru honorer, saya secara pribadi maupun dalam kapasitas sebagai Ketua Apkasi juga memperjuangkan tenaga non pendidik ke Bapak Presiden agar untuk kategori yang berusia di atas 35 tahun dengan istilah HN2K dapat diangkat menjadi ASN melalui Kepres. Alhamdulillah, usaha ini membawa hasil, dimana awalnya yang usianya di atas 35 tahun tidak bisa mengikuti tes, akhirnya dapat ikut seleksi tahun ini,” katanya dengan wajah berseri.

 

Kemudian tidak begitu lama, orang nomor satu di Tanah Cari Nan Tigo ini kembali dipanggil ke Jakarta guna menerima penghargaan yaitu Anugerah Kebudayaan Indonesia 2022 di Kemendikbud.

 

Pemkab Dharmasaya terus berkomitmen melestarikan kebudayaan daerah untuk Dharmasraya Maju, Mandiri dan Berbudaya sesuai dengan Visi dan misi nya.

 

Melalui visi dan misinya itulah dijabarkan oleh OPD termasuk masalah kebudayaan, apalagi Dharmasraya yang dikenal dengan kerajaannya.

 

Setelah dari Jakarta, ia pun kembali ke ibukota provinsi guna menerima  penghargaan sebagai kabupaten informatif pada pemeringkatan Badan Publik yang diselenggarakan Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat tahun 2022.

 

Penghargaan tersebut diterima Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan di dampingi sejumlah pejabat Dharmasraya pada malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik KI Sumbar, yang berlasung di salah satu hotel di Kota Padang, Senin lalu.

 

“Pencapaian ini akan menjadi sarana bagi kami untuk menjaga dan meningkatkan kinerja pelayanan publik, dalam rangka mendorong partisipasi masyarakat sebagai wujud nyata tata kelola pemerintah yang baik,” kata Sutan Riska, di Padang.

 

Ketua Umum Apkasi itub berpendapat penganugerahan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Pemkab Dharmasraya sebagai badan publik untuk terus mengakselerasi upaya-upaya terbaik dengan berinovasi tanpa henti.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan informatika, Rovanly Abdams selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama, menyampaikan ucapan terimakasih kepada PPID pelaksana dalam pengelolaan layanan informasi publik sehingga seluruh informasi tersampaikan kepada masyarakat, Seperti yang tertuang dalam UU 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan Perki No 1 tahun 2021 tentang standar layanan informasi publik.

 

Rovan mengemukakan, sejak pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik digawangi Dinas Kominfo awal tahun ini, pihaknya berupaya untuk membangun kembali kelembagaan PPID, yang sempat vakum karena Covid-19, sehingga kembali dapat memperoleh status Kabupaten Informatif.

 

Sedangkan, Ketua KI Sumbar Nofal Wiska menyampaikan terimakasih dan selamat kepada badan publik di Seluruh Sumatera Barat yang meriah penghargaan. Menurutnya Anugerah Badan Publik Tahun ini adalah yang ke-8 digelar KI Sumbar sejak tahun 2015.

 

KI Sumbar mendorong seluruh badan publik di Sumbar untuk selalu mengembangkan diri dan semakin terbuka dan transaparan kepada masyarakat melalui informasi yang diberikan dengan cara-cara yang baik.

 

Dengan berbagai penghargaan baik secara nasional maupun provinsi itu, ia mengajak seluruh OPD agar dapat lebih bergiat dan bukan melemah.”Ayo munculkan inovasi inovasi yang baru dan cemerlang dan jangan hanya copy paste saja dan hanya menjalankan Tupoksi sehari hari saja,” ajak Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang juga kader terbaik PDI Perjuangan ini. (*/red)