Kab. Mentawai

Pertalite Bersubsidi di SPBU KM 9,5 Mentawai Diborong Pakai Jeriken, Diakui untuk Dijual Lagi

326
×

Pertalite Bersubsidi di SPBU KM 9,5 Mentawai Diborong Pakai Jeriken, Diakui untuk Dijual Lagi

Sebarkan artikel ini
SPBU
Pertalite Bersubsidi di SPBU KM 9,5 Mentawai Diborong Pakai Jeriken, Diakui untuk Dijual Lagi

MENTAWAI, ONtime.ID — Pemandangan antrean pembelian Pertalite menggunakan jeriken di SPBU Kilometer 9,5 Mentawai menuai sorotan. Sejumlah jeriken berbagai ukuran terlihat berjajar di area SPBU, sementara BBM jenis Pertalite disebut dibeli dengan harga Rp10.500 per liter.

Yang menjadi pertanyaan, ke mana Pertalite yang dibeli menggunakan puluhan jeriken tersebut setelah keluar dari SPBU?

Salah seorang konsumen yang meminta namanya tidak disebutkan bahkan secara terbuka mengaku bahwa Pertalite yang dibelinya bukan semata untuk kebutuhan pribadi.

“Saya antri untuk mendapatkan BBM ini untuk dijual lagi,” ungkapnya.

Pengakuan tersebut tentu menjadi tanda tanya serius apabila BBM yang dibeli merupakan BBM bersubsidi yang peruntukannya telah diatur pemerintah.

Kondisi di lapangan ini layak mendapat perhatian dan penjelasan dari pengelola SPBU, Pertamina, serta instansi terkait. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana mekanisme pembelian Pertalite menggunakan jeriken, berapa batas pembelian yang diperbolehkan, serta bagaimana pengawasan terhadap BBM yang kemudian berpotensi diperjualbelikan kembali.

Jangan sampai subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat justru berpindah tangan melalui praktik pembelian berulang dan penjualan kembali.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU KM 9,5 maupun Pertamina mengenai temuan dan pengakuan konsumen tersebut. (Fais)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID