MENTAWAI, ONtime.ID — Menumbuhkan semangat literasi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan, Polres Kepulauan Mentawai menggelar peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon di SDN 16 Tuapejat, Desa Sipora Jaya, Selasa (05/05/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu dihadiri langsung oleh Kapolres Kepulauan Mentawai, Rory Ratno. Turut mendampingi jajaran pejabat utama Polres, termasuk Kabag SDM, Kapolsek Sipora, serta Bhabinkamtibmas. Hadir pula unsur pemerintah daerah seperti Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para guru dan siswa.
Dalam sambutannya, AKBP Rory Ratno menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya di wilayah kepulauan seperti Mentawai. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi muda di tengah berbagai keterbatasan.
Perhatian khusus diberikan kepada para guru honorer yang dinilai telah menunjukkan pengabdian luar biasa. Sebagai bentuk penghargaan, Kapolres menyerahkan bingkisan dan apresiasi secara langsung kepada perwakilan guru honorer di sekolah tersebut.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membentuk masa depan generasi kita. Kami memberikan hormat setinggi-tingginya kepada para guru honorer atas pengabdian mereka,” ujar Rory.
Di hadapan para siswa, Kapolres juga menyampaikan pesan motivasi yang dirangkum dalam konsep “3B”: Belajar, Beribadah, dan Berbakti. Ia menekankan bahwa ketiga nilai tersebut menjadi kunci dalam meraih cita-cita sekaligus membentuk karakter yang kuat.
Interaksi berlangsung hangat saat sesi tanya jawab, di mana siswa yang mampu menjawab pertanyaan terkait pesan tersebut mendapatkan hadiah. Momen ini dimanfaatkan untuk mendorong partisipasi aktif sekaligus meningkatkan semangat belajar.
Usai kegiatan edukatif, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Aksi ini menjadi simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan sekaligus implementasi program Culture Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta.
Program Culture Policing sendiri mengintegrasikan tugas kepolisian dengan nilai-nilai kearifan lokal, termasuk falsafah Minangkabau “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)”. Melalui kegiatan ini, Polres Mentawai berupaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada generasi muda.
“Penanaman pohon ini bukan sekadar penghijauan, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter. Kita ingin anak-anak tumbuh dengan kesadaran menjaga alam sebagai bagian dari identitas budaya,” tambah Kapolres.
Kegiatan berlangsung khidmat dan ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran kepolisian, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat—menjadi simbol kolaborasi antara aparat, sekolah, dan masyarakat dalam membangun masa depan Mentawai yang berkelanjutan. (Fais/ Hms)













