Olahraga

PRANCIS VS DENMARK, Misi Sang Juara Patahkan Kutukan Piala Dunia

266
×

PRANCIS VS DENMARK, Misi Sang Juara Patahkan Kutukan Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
prancis
Misi Sang Juara Patahkan Kutukan Piala Dunia

QATAR, ONTIME.ID – Meski Perancis lebih diunggulkan kala bersua Denmark di matchday 2 Grup D Piala Dunia 2022, namun pertemuan kedua negara itu diprediksi bakal sengit.

Laga di Stadion 974, Ras Abu Aboud, Qatar, pada Sabtu (26/11), pukul 23.00 WIB ini akan digunakan oleh Kylian Mbappe dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket lolos babak 16 besar.

Perancis yang berstatus juara bertahan di Piala Dunia 2022 lebih diunggulkan untuk menang. Apalagi Les Blues berhasil menang 4-1 atas Australia di laga pertama.

Sebaliknya, Danish Dynamite bermain imbang tanpa gol dengan Tunisia. Prancis saat ini berada di puncak klasemen Grup D Piala Dunia 2022 dengan 3 angka. Les Bleus unggul 2 poin dari Denmark dan Tunisia. Jika mampu menjatuhkan Danish Dynamite, pasukan Didier Deschamps bakal memastikan diri sebagai juara Grup C, sekaligus melaju ke babak 16 besar.

Akan tetapi, Denmark bakal menjadi lawan yang berat untuk Prancis. Apalagi, dalam 2 pertemuan terakhir yang berlangsung di UEFA Nations League 2022/2023 Danish Dynamite 2 kali mengalahkan Les Bleus.

Prancis menjadi tim juara bertahan pertama yang sukses meraih kemenangan di edisi Piala Dunia berikutnya sejak Brasil mengalahkan Kroasia 1-0 di Piala Dunia 2006. Dalam laga pada Rabu (23/11), Les Bleus mengalahkan Australia 4-1 meski sempat tertinggal lebih dulu. Menghadapi Denmark di laga ke-2, ini momentum Prancis mengunci tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Jika mampu melakukannya, Kylian Mbappe, bakal memutus kutukan juara bertahan yang terhenti di fase grup seperti Piala Dunia 2010, 2014, dan 2018. Mengutip laman resmi FIFA, Olivier Giroud, yang mencetak 2 gol di laga kontra Australia, telah menyamai torehan 51 gol Thierry Henry, sebagai top skor sepanjang masa Les Bleus. Dia berpeluang menambah jumlah golnya karena Piala Dunia 2022 baru menggelar matchday 1.

Menghadapi Denmark di mathday 2 Grup D Piala Dunia 2022 bakal menjadi tantangan untuk Les Bleus. Pasalnya, Danish Dynamit merupakan salah satu tim dengan pertahanan terbaik di babak kualifikasi zona UEFA. Selain itu, pada 2 pertemuan di UEFA Nations League 2022/2023, Perancis selalu tumbang atas Denmark. Karenanya, duel yang berlangsung di Stadion 974 Ras Abu Aboud, bakal menjadi upaya Les Bleus membalas Danish Dyamit.

Di sisi lain Denmark justru gagal meraih kemenangan di laga pertama Grup D Piala Dunia 2022 melawan Tunisia. Christian Eriksen dan kawan-kawan tumpul sepanjang laga, sehingga pertandingan berakhir imbang tanpa gol. Mengutip laporan dari The Guardian, Denmark justru lebih banyak tertekan sepanjang laga.

Christian Eriksen dan kawan-kawan hanya membuat 1 tendangan on target, dari 12 percobaan dan hanya memiliki penguasaan bola 39 persen. Catatan itu layak segera diperbaiki oleh Denmark apabila ingin meraih poin melawan Prancis. Pasalnya, dibanding Tunisia, Les Bleus bakal tampil lebih agresif serta memiliki pemain-pemain yang berkualitas untuk membobol gawang Denmark.

Prancis dan Denmark memiliki kekuatan yang relatif berimbang berdasarkan head to head dalam 5 pertemuan paling anyar. Les Bleus maupun Tim Dinamit sama-sama mengemas 2 kemenangan di 5 laga terakhir itu. Saat kedua tim bertanding di UEFA Nations League 2022/2023 Liga A Grup 1, Prancis yang diasuh Didier Deschamps seolah tak kuasa meladeni Denmark.

Usai kalah 1-2 di kandang, Kylian Mbappé dan kolega dihajar kembali oleh Tim Dinamit dengan 2 gol tanpa balas di markas lawan. Melihat catatan tersebut, Prancis yang memegang titel juara dunia layak mewaspadai calon lawan. Sebaliknya, Tim Dinamit meski berstatus non-unggulan tetap berpotensi memberikan ancaman.

Laga menarik berpotensi tersaji di pertemuan kedua tim kali ini karena akan berlangsung di level piala dunia. Les Bleus memiliki kans untuk membalaskan kekalahannya di Piala Dunia 2022.

Salah satu pilar Prancis, Antoine Griezmann dapat kembali menampilkan aksinya. Meskipun tidak ikut mencetak gol dalam kemenangan 4-1 Prancis atas Australia, Griezmann telah menunjukkan kontribusinya dengan berdiri di belakang Olivier Giroud, sang pencetak 2 gol. Whoscored mencatat Griezmann melepaskan 3 tembakan dari total 23 yang dilakukan para pemain Prancis saat meladeni Australia. Atas performanya di laga itu, ia didapuk sebagai man of the match dengan rating 8,8.

Sementara itu, di kubu Denmark, ada Christian Eriksen sebagai jenderal lapangan tengah. Sama dengan Griezmann, Eriksen juga tidak tergantikan selama 90 menit dalam laga Denmark kontra Tunisia yang berakhir 0-0. Kendati tidak mendapatkan gelar man of the match dalam laga perdana lalu, Eriksen diyakini bisa memainkan peran vital dalam mengatur suplai bola ke area pertahanan Prancis.

Gelandang milik Manchester United ini akan menjadi tumpuan utama Tim Dinamit di sektor tengah. Sebab, Timnas Denmark akan ditinggalkan oleh Thomas Delaney yang mengalami cedera usai laga kontra Tunisia. Kasper Hjulmand, pelatih Denmark, memastikan absennya Delaney tidak membuat timnya goyah. “Kami akan merindukannya, di dalam maupun luar lapangan. Pemain lainnya sudah siap, dan kami memiliki skuad yang kuat untuk pertandingan berikutnya,” tegas Hjulmand, dikutip dari situs resmi FIFA. (*/red)