Kab. Limapuluh Kota

Safaruddin: Bank Nagari Tingkatkan Perekonomian Daerah

403
×

Safaruddin: Bank Nagari Tingkatkan Perekonomian Daerah

Sebarkan artikel ini
Bank Nagari
Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo

LIMA PULUH KOTA, ONTIME.ID–Bank Nagari kini memiliki direksi baru.  Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo menyampaikan harapannya kepada direksi yang baru.

 

Agar para direksi baru menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya sesuai aturan. Bertindak transparan, akuntabel, dan profesional, sesuai dengan apa yang menjadi harapan rakyat Lima Puluh Kota.

 

Ia berharap Bank Nagari jadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah dan bekerja keras mencapai target-target kerja.

 

“Serta memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan pertumbuhan Provinsi Sumatera Barat khususnya Kabupaten Lima Puluh Kota,” ujar Bupati pada Rabu (26/6).

 

Selain itu, ia meminta Direksi yang baru agar fokus pada penyesuaian terhadap kegiatan usaha atau inovasi bisnis baru dan dapat mengoptimalkan peran Bank sebagai Bank Pembangunan Daerah.

 

Diantaranya dengan peningkatan daya saing dan peningkatan kontribusi terhadap pembangunan daerah dengan cara percepatan bisnis yang berbasis digital, kemudian selalu melayani transaksi keuangan kepada masyarakat Sumatera Barat.

 

Saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa  (25/6) kemarin, Gusti Candra ditetapkan mengisi jabatan Direktur Utama Bank Nagari periode 2024-2028.

 

Setelah mengikuti serangkaian seleksi dan fit and proper test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) empat nama akhirnya ditetapkan mengisi jabatan direksi baru Bank Nagari.

 

RUPSLB Bank Nagari diikuti Gubernur Sumbar Mahyedi, Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo serta seluruh bupati/wali kota se-Sumatera Barat, selain menetapkan Direktur Utama juga menetapkan Roni Edrian sebagai Direktur Keuangan, Zilfa Efrizon sebagai Direktur Operasional dan Sukardi sebagai Direktur Kepatuhan. (ben pitopang)