Kab. Mentawai

Satgas Karya Bakti TNI AD Pacu Pembangunan Jembatan Mentawai

211
×

Satgas Karya Bakti TNI AD Pacu Pembangunan Jembatan Mentawai

Sebarkan artikel ini
Satgas Karya Bakti TNI AD
Satgas Karya Bakti TNI AD Pacu Pembangunan Jembatan Mentawai

MENTAWAI, ONtime.ID — Anggota Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti Skala Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat terus memacu pengerjaan infrastruktur di wilayah terpencil Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Di tengah medan berat dan keterbatasan akses, personel Satgas kini memfokuskan pekerjaan pada tahap pembengkokan serta perakitan besi tulangan baja yang akan menjadi fondasi utama pembangunan jembatan penghubung Desa Bukit Pamewa menuju Desa Betumonga.

Pembangunan jembatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memutus keterisolasian wilayah yang selama ini membelenggu aktivitas masyarakat di kawasan kepulauan terluar Sumatera Barat.

[irp posts=”36420″ ]

Selama bertahun-tahun, akses transportasi darat antara Desa Bukit Pamewa dan Desa Betumonga berjalan lambat dan penuh risiko akibat minimnya infrastruktur memadai. Kondisi itu berdampak langsung terhadap distribusi hasil bumi, akses pendidikan hingga pelayanan kesehatan warga.

Kini, harapan baru mulai dibangun melalui proyek karya bakti TNI AD yang digadang-gadang menjadi urat nadi perekonomian baru masyarakat Mentawai.

Di lokasi pengerjaan, para prajurit bersama warga tampak bahu-membahu memotong dan membengkokkan besi berdiameter besar secara presisi di bawah terik cuaca khas pesisir Mentawai. Tahap perakitan baja tersebut menjadi bagian vital dalam pembangunan struktur dasar jembatan agar memiliki daya dukung kuat dan tahan terhadap beban kendaraan maupun arus air.

[irp posts=”36417″ ]

Komandan Satgas di lapangan menegaskan bahwa pembangunan jembatan itu bukan semata proyek fisik, tetapi bentuk nyata kehadiran negara melalui TNI di tengah kesulitan masyarakat daerah terpencil.

“Pembangunan ini bukan hanya membuka jalan, tetapi membuka harapan dan mempercepat kehidupan masyarakat agar tidak lagi tertinggal,” ujarnya.

Menurutnya, konektivitas antardesa menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan yang selama ini terkendala akses transportasi.

Dengan terhubungnya dua desa tersebut, waktu tempuh warga untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat pasar dipastikan akan jauh lebih singkat. Tidak hanya itu, akses anak-anak menuju sekolah serta masyarakat menuju fasilitas kesehatan juga akan menjadi lebih mudah dan aman.

Kehadiran Satgas Karya Bakti TNI AD di Mentawai sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan di wilayah terluar tidak boleh hanya menjadi janji di atas kertas. Infrastruktur dasar seperti jembatan dan jalan masih menjadi kebutuhan mendesak yang menentukan kualitas hidup masyarakat.

[irp posts=”36414″ ]

Antusiasme warga pun terlihat tinggi. Masyarakat dari kedua desa aktif membantu pengerjaan dengan menyuplai logistik dan tenaga demi mempercepat rampungnya jembatan yang telah lama mereka dambakan.

Bagi warga Mentawai, jembatan itu bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi simbol terbukanya akses kehidupan yang selama ini terhambat oleh keterisolasian geografis. (Fais)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID