Politik

SMAN 17 dan SMAN 12 Padang Terima 140 Laptop dari Pokir Evi Yandri

560
×

SMAN 17 dan SMAN 12 Padang Terima 140 Laptop dari Pokir Evi Yandri

Sebarkan artikel ini
Laptop
SMAN 17 dan SMAN 12 Padang Terima 140 Laptop dari Pokir Evi Yandri

PADANG, ONtime.ID — Upaya mempercepat digitalisasi pendidikan di Sumatera Barat mendapat dukungan melalui penyaluran bantuan perangkat teknologi kepada dua sekolah menengah atas (SMA) negeri di Kota Padang.

Sebanyak 140 unit laptop disalurkan kepada SMAN 17 Padang dan SMAN 12 Padang melalui dana pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman. Rinciannya, SMAN 17 Padang menerima 80 unit, sedangkan SMAN 12 Padang memperoleh 60 unit.

Bantuan tersebut telah diterima pihak sekolah dan diserahkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran serta kebutuhan digitalisasi pendidikan.

Evi Yandri menjelaskan, pemilihan kedua sekolah tersebut bukan tanpa alasan. SMAN 17 Padang merupakan sekolah yang relatif baru karena dibangun pada 2022. Sementara SMAN 12 Padang dipilih karena termasuk sekolah yang terdampak cukup berat akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2026.

“Tujuan pemberian laptop ini seiring dengan program pemerintah yakni digitalisasi pendidikan. Semoga bantuan tersebut dapat membantu percepatan program ini,” ujar Evi Yandri.

Menurutnya, penguatan pendidikan harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia mengaku sejalan dengan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan SDM sebagai salah satu fondasi kemajuan negara.

“Jika SDM-nya bagus maka daerah dan negara bisa berkembang dan maju. Namun jika SDM lemah maka kemajuan akan sulit dicapai,” katanya.

Siswa Diminta Tak Terjebak Perilaku Negatif

Saat meninjau pemanfaatan bantuan laptop di kedua sekolah tersebut pekan lalu, Evi tidak hanya berbicara mengenai teknologi pendidikan. Ia juga mengingatkan para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin dan aktif membangun kemampuan diri.

Ia meminta siswa fokus menimba ilmu sekaligus membentuk karakter melalui berbagai kegiatan positif di sekolah, termasuk kegiatan ekstrakurikuler.

“Fokuslah menimba ilmu dan bentuk karakter diri dengan aktif berkegiatan positif melalui ekstrakurikuler,” pesannya.

Evi menilai tantangan generasi muda semakin berat seiring perkembangan globalisasi. Karena itu, kemampuan akademik maupun keterampilan lain perlu terus diasah agar para siswa mampu menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Di sisi lain, ia mengingatkan siswa agar tidak terjerumus dalam berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti tawuran, narkoba, seks bebas hingga perjudian daring.

“Jangan coba-coba atau ikut-ikutan. Sekali terjerumus, hancur masa depan seumur hidup,” tegasnya.

Peringatan tersebut juga ditujukan kepada pihak sekolah. Evi meminta guru meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap kondisi siswa, termasuk memahami jenis narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya serta mengenali indikasi penyalahgunaan.

“Dengan mengetahui maka kita akan mudah mengawasi para siswa. Tingkatkanlah kepedulian kita pada siswa karena masa depan daerah dan negara ini ada pada mereka,” ujarnya.

Laptop Jangan Sekadar Menjadi Bantuan

Evi juga menekankan agar 140 laptop yang telah diberikan tidak berhenti sebagai inventaris sekolah. Perangkat tersebut harus benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran dan dirawat sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.

Pesan serupa disampaikan Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Mahya, saat melakukan peninjauan. Ia meminta pihak sekolah mengoptimalkan pemanfaatan perangkat tersebut untuk menunjang pelaksanaan digitalisasi pendidikan.

“Bantuan yang diberikan mesti dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk mengoptimalkan digitalisasi pendidikan,” demikian penekanannya, seraya meminta perangkat dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak siswa.

Pihak SMAN 17 Padang dan SMAN 12 Padang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan Evi Yandri Rajo Budiman.

Bagi kedua sekolah, dukungan perangkat teknologi tersebut diharapkan dapat memperkuat fasilitas pembelajaran sekaligus membantu siswa dan guru beradaptasi dengan tuntutan pendidikan berbasis digital. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID