Kab. Padang Pariaman

297 Sapi Terjangkiti PMK, Stok Obat Mulai Menipis

880
×

297 Sapi Terjangkiti PMK, Stok Obat Mulai Menipis

Sebarkan artikel ini
pmk
297 Sapi Terjangkiti PMK, Stok Obat Mulai Menipis

“Kita selalu memberikan pengobatan sepanjang stok obat yang tersedia. Namun saat ini tidak semua yang bisa dijangkau karena keterbatasan anggaran yang ada untuk melengkapi sarana dan prasarana dalam proses menanggulangi kasus PMK di Padang Pariaman,” katanya.

Pasar Dibuka Kembali

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, Bustanil Arifin mengatakan pihaknya akan membuka kembali Pasar Ternak Sungai Sariak yang ditutup sementara akibat kasus penularan PMK. Pemerintah akan menerapkan pengawasan yang ketat terhadap ternak yang akan dijual di salah satu pasar ternak terbesar di Padang Pariaman itu.

“Kami akan membuka kembali pasar ternak Sungai Sariak mulai Rabu 1 Juni dengan Pengawasan yang sangat ketat, dan dibantu oleh petugas dari kepolisian,” katanya.

Ia menyampaikan, setiap pedagang wajib memberikan keterangan terkait asal hewan ternak yang akan jual. Pedagang juga harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Jadi secara medis hewan ini memang sehat maka kita mempersilakan untuk masuk ke pasar, tetapi jika memang ada indikasi sakit, maka kami akan langsung menyuruh pedagang ini untuk keluar dari pasar,” katanya.

Bustanil menjelaskan, dibukanya kembali pasar ternak tersebut dengan pertimbangan jumlah hewan ternak yang dinyatakan sudah sembuh di beberapa daerah. Ditambah lagi dengan masa inkubasi virus itu hanya 14 hari.

Lebih lanjut Bustanil mengatakan jika nanti ditemukan ternak yang terjangkit PMK di pasar ternak maka akan langsung disterilisasi dengan mengevakuasi hewan dan penyemprotan desinfektan di pasar tersebut. (*/red).