KUANTANSINGINGI, ONtime.ID — Tim gabungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus mengintensifkan operasi pemadaman di wilayah Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar pada hari ini diperkirakan mencapai sekitar 70 hektare.
Karakteristik lahan yang didominasi gambut kering dengan kedalaman signifikan menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. Api tidak hanya membakar permukaan, tetapi juga merambat hingga ke lapisan bawah tanah, sehingga membutuhkan penanganan ekstra dan waktu yang lebih lama untuk memastikan api benar-benar padam.
Operasi ini dipimpin langsung oleh Kolonel Inf. Rendra Dwi Ardhani selaku Koordinator Lapangan, dengan dukungan Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa sebagai Wakil Koordinator. Sejumlah pejabat turut hadir di lokasi untuk memastikan penanganan berjalan optimal, di antaranya Kombes Pol. Ino Harianto, Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra, AKBP Fahrian Saleh Siregar, serta Letkol Inf. Haris.
[irp posts=”35317″ ]
Pemadaman darat dilakukan oleh Satgas Darat yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BNPB, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, relawan, dan masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi faktor krusial dalam mengendalikan kebakaran yang terus berkembang akibat kondisi cuaca ekstrem.
Sementara itu, dukungan dari udara dilakukan melalui operasi water bombing oleh Satgas Udara yang dipimpin oleh Capt. Pilot Arif Budiarto. Upaya ini difokuskan pada titik-titik api yang sulit dijangkau oleh tim darat.
Di lapangan, tim menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan sumber air, kondisi gambut yang mudah terbakar hingga ke dalam, serta arah angin yang tidak menentu yang mempercepat penyebaran api. Meski demikian, upaya pemadaman menunjukkan perkembangan signifikan dan terus dioptimalkan hingga seluruh titik api dapat dikendalikan.
[irp posts=”35314″ ]
Tim Satgas juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Partisipasi aktif warga dinilai sangat penting dalam mencegah meluasnya kebakaran serta mendukung keberhasilan penanggulangan karhutla di wilayah Provinsi Riau. (Yon/Hms)













