Nasional

BRIN Dukung Pengembangan Pertanian

444
×

BRIN Dukung Pengembangan Pertanian

Sebarkan artikel ini
brin
KEPALA BRIN, Laksana Tri Handoko saat menerima audiensi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah beserta rombongan di ruang rapat BRIN lantai 24 Gedung BJ Habibie Jakarta, Jumat (8/4)

JAKARTA, ONTIME.ID—Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan komitmen dalam alih tekhnologi serta hilirisasi bidang pangan dan pertanian. Melalui transfer teknologi dari BRIN, diharapkan dapat semakin mendongkrak sektor pertanian di Sumbar.

Hal ini disampaikan Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko saat menerima audiensi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah beserta rombongan di ruang rapat BRIN lantai 24 Gedung BJ Habibie Jakarta, Jumat (8/4).

“Insya Allah kami akan membantu semaksimal mungkin apa yang dibutuhkan Sumbar dalam alih tekhnologi dan hilirisasi bidang pangan dan pertanian yang sekarang merupakan salah satu prioritas dalam program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar,” katanya.

Penegasan tersebut diungkapkan oleh Kepala BRIN setelah mendengarkan paparan Gubernur Sumbar dalam rangka percepatan pelaksanaan program unggulan Pemprov Sumbar di bidang pangan dan pertanian.

“Di Sumbar, lebih dari 57 persen warganya bergerak di bidang pertanian. Makanya kami menempatkan sektor pertanian menjadi prioritas dalam program unggulan yang harus segera direalisasikan. Hal ini telah kami wujudkan dengan mengalokasikan 10 persen APBD Sumbar pada sektor pertanian,” kata Mahyeldi.

Sebelumnya, Mahyeldi meminta bantuan pada BRIN untuk dapat membantu percepatan pelaksanaan program unggulan di bidang pertanian. Bantuan ini dibutuhkan karena keterbatasan dalam berbagai hal di Sumbar.

“Sektor pertanian terbukti paling tangguh menghadapi pasang surut perkonomian karena Covid-19. Hal ini perlu kita perkuat lagi dengan modernisasi sektor pertanian di Sumbar dengan alih teknologi,” katanya.

Alih teknologi tersebut bisa dalam bentuk modernisasi mekanisasi peralatan pertanian dan b modernisasi dari pola pertanian yang konvensional ke digital. Selain tentu saja memastikan hilirisasi produk-produknya terjamin.

Oleh sebab itu, karena keterbatasan dalam berbagai hal, terutama dalam teknologi, Mahyeldi berharap BRIN dapat membantu mewujudkan apa yang sekarang menjadi program percepatan di bidang pertanian.

Kepala Balitbanda Sumbar, Reti Wafda menyatakan, hasil pertemuan Gubernur Sumbar dengan Kepala BRIN ini segera akan ditindaklanjuti secara teknis antara kedeputian terkait BRIN dengan OPD terkait di Pemprov Sumbar.

“Kami bersyukur pertemuan antara Gubernur dengan Kepala BRIN membuahkan hasil yang sangat bermanfaat untuk Sumbar. Sesuai harapan Gubernur, bahwa dengan adanya transfer teknologi dari BRIN kepada masyarakat Sumbar, kami berkeyakinan akan dapat mendorong hilirisasi produk-produk pertanian, sehingga akan meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat,” ujar Reti. (h/dan)