Politik

Ketua DPRD Sumbar Peringatkan Pelajar, Jauhi Maksiat atau Masa Depan Taruhannya

224
×

Ketua DPRD Sumbar Peringatkan Pelajar, Jauhi Maksiat atau Masa Depan Taruhannya

Sebarkan artikel ini
Pelajar
Ketua DPRD Sumbar Peringatkan Pelajar, Jauhi Maksiat atau Masa Depan Taruhannya

PADANG, ONtime.ID — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, melontarkan peringatan keras kepada pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif dan perbuatan maksiat yang berpotensi merusak masa depan generasi muda.

Pesan tegas tersebut disampaikannya saat berdialog langsung dengan siswa SMA Negeri 13 Padang dalam agenda kunjungan kerja, baru-baru ini.

Di hadapan para siswa, Muhidi menegaskan bahwa masa remaja adalah fase krusial dalam pembentukan karakter dan jati diri. Kesalahan memilih pergaulan dan gaya hidup, menurutnya, bisa berdampak panjang dan sulit diperbaiki. Ia secara khusus menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, kekerasan, serta berbagai bentuk perilaku menyimpang yang kian dekat dengan kehidupan remaja saat ini.

“Anak-anak kami adalah calon pemimpin masa depan. Kalau sejak dini sudah terseret narkoba, maksiat, dan perilaku negatif, maka yang dipertaruhkan bukan hanya diri sendiri, tetapi juga masa depan daerah,” ujar Muhidi dengan nada serius.

Ia menekankan bahwa disiplin, etika, serta nilai moral dan keagamaan bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama untuk membangun generasi yang tangguh dan berdaya saing. Pendidikan, kata dia, harus dibarengi dengan akhlak yang kuat agar ilmu yang dimiliki memberi manfaat, bukan justru menjadi bumerang.

Muhidi juga mendorong para siswa agar mengisi waktu dengan aktivitas positif dan produktif, seperti belajar secara konsisten, membaca, aktif berorganisasi, serta mengembangkan bakat dan minat sesuai potensi masing-masing. Menurutnya, generasi muda Sumbar harus disiapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara mental dan sosial.

Lebih jauh, ia menilai tantangan sosial yang dihadapi pelajar saat ini semakin kompleks, terutama di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh lingkungan. Karena itu, diperlukan sinergi kuat antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam membimbing serta mengawasi tumbuh kembang siswa.

“Kalau anak-anak kita tumbuh dengan karakter yang baik, berilmu, dan berakhlak, Sumatera Barat akan punya generasi unggul yang mampu membawa daerah ini melaju lebih maju,” tegasnya.

Muhidi berharap, pesan yang disampaikannya tidak berhenti sebagai seremonial kunjungan semata, melainkan benar-benar menjadi refleksi dan motivasi bagi para siswa untuk menjaga perilaku, menjunjung nilai-nilai positif, serta menatap masa depan dengan optimisme dan rasa tanggung jawab. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID