Nasional

Gibran Turun ke Lokasi Longsor Burangrang, Relokasi Harus Cepat!

265
×

Gibran Turun ke Lokasi Longsor Burangrang, Relokasi Harus Cepat!

Sebarkan artikel ini
Gibran
Gibran Turun ke Lokasi Longsor Burangrang, Relokasi Harus Cepat!

BANDUNG, ONtime.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana longsor di lereng Gunung Burangrang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta mendengar langsung kebutuhan warga terdampak.

Dalam peninjauan itu, Gibran menginstruksikan pemerintah daerah agar segera menyiapkan relokasi warga ke tempat yang lebih aman. Ia menekankan relokasi harus dirancang dengan matang agar tidak memutus aktivitas harian dan mata pencaharian masyarakat.

[irp posts=”33501″ ]

“Segera siapkan dan sosialisasikan relokasi. Lokasinya jangan jauh dari tempat tinggal sebelumnya agar aktivitas warga tetap berjalan,” ujar Gibran di hadapan warga terdampak longsor.

Selain relokasi, Gibran menegaskan pencarian korban yang masih tertimbun material longsor harus terus dilakukan. Pemerintah pusat dan daerah, kata dia, berkomitmen melanjutkan operasi pencarian tanpa henti selama 24 jam, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh tim di lapangan.

“Saya sudah cek langsung ke lokasi. Semua upaya kita lakukan untuk menemukan korban,” katanya.

[irp posts=”33498″ ]

Gibran juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Perhatian khusus diminta diberikan kepada kelompok rentan, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu menyusui, perempuan, dan anak-anak.

Ia menekankan pentingnya ketersediaan layanan kesehatan di lokasi pengungsian serta penyaluran logistik yang tepat sasaran. Petugas kesehatan diminta selalu siaga dan memantau kondisi warga secara berkala.

“Petugas kesehatan harus ada dan memastikan kondisi warga terus terpantau,” tegasnya.

[irp posts=”33495″ ]

Sementara itu, hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 19.00 WIB, Tim SAR Gabungan mencatat sebanyak 23 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Sekitar 80 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian. Selain itu, dua potongan tubuh korban masih menjalani proses identifikasi.

SAR Mission Coordinator Operasi SAR Bencana Longsor Cisarua, Ade Dian, mengatakan pencarian korban telah dilakukan sejak pagi hari. Operasi kemudian dihentikan sementara pada pukul 19.00 WIB untuk keperluan evaluasi harian.

Menurutnya, hujan deras yang terus mengguyur kawasan serta akses menuju lokasi pencarian yang sulit menjadi kendala utama dalam operasi SAR. Meski demikian, tim gabungan memastikan upaya pencarian akan terus dilanjutkan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. (*)

[irp posts=”33492″ ]

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID