Olahraga

Persijap Jepara Hadapi Ujian Berat di Bantul, Laga Kontra PSIM Jadi Pertaruhan Hindari Zona Degradasi

290
×

Persijap Jepara Hadapi Ujian Berat di Bantul, Laga Kontra PSIM Jadi Pertaruhan Hindari Zona Degradasi

Sebarkan artikel ini
Persijap
Persijap Jepara Hadapi Ujian Berat di Bantul, Laga Kontra PSIM Jadi Pertaruhan Hindari Zona Degradasi

BANTUL, ONtime.ID — Pertandingan krusial menanti Persijap Jepara saat bertandang menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan ke-25 kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.

Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Rabu (11/3) malam dengan kickoff pukul 20.30 WIB. Meski tampil sebagai tim tamu, Persijap datang dengan misi penting: mencuri poin demi menjauh dari ancaman zona degradasi.

Saat ini tim berjuluk Laskar Kalinyamat berada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin dari 24 pertandingan. Raihan tersebut membuat posisi mereka belum sepenuhnya aman karena memiliki jumlah poin yang sama dengan Madura United FC di peringkat ke-14 serta Semen Padang FC yang berada di posisi ke-16 atau batas atas zona degradasi.

Persaingan di papan bawah musim ini memang berlangsung ketat. PSBS Biak berada di peringkat ke-17 dengan 18 poin, sementara Persis Solo masih tertahan di dasar klasemen dengan 17 poin.

[irp posts=”34661″ ]

Situasi tersebut membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan bagi Persijap. Namun misi meraih poin di Bantul tidak akan mudah, mengingat PSIM juga sedang berusaha memperbaiki posisi di papan tengah. Tim berjuluk Laskar Mataram saat ini menempati peringkat kedelapan dengan koleksi 37 poin.

Persijap Kehilangan Dua Pilar

Persijap juga harus menghadapi kendala serius menjelang pertandingan ini. Dua pemain penting dipastikan absen akibat hukuman kartu.

Gelandang bertahan Wahyudi Hamisi tidak dapat tampil karena akumulasi kartu kuning. Sementara bek asing Jose Luis Espinosa Arroyo atau yang akrab disapa Rubio harus menjalani hukuman kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Persis Solo pada pekan ke-24.

Absennya dua pemain tersebut membuat pelatih Mario Lemos harus melakukan penyesuaian strategi, terutama di sektor lini tengah dan pertahanan.

[irp posts=”34658″ ]

“Adanya pemain yang absen dalam sepak bola itu hal yang biasa, bisa karena kartu kuning, kartu merah, atau cedera. Kami datang dengan fokus penuh dan akan mencoba mendapatkan poin karena itu yang kami butuhkan,” ujar Lemos.

Andalkan Pemain Kunci

Meski kehilangan dua pilar, Persijap tetap membawa sejumlah pemain kunci yang diharapkan mampu menjadi pembeda dalam pertandingan. Beberapa nama seperti Borja Herrera, Iker Guarrotxena, Carlos Franca, Borja Martinez, hingga Lucas Morelatto diproyeksikan menjadi andalan untuk menembus pertahanan PSIM.

Lemos menegaskan bahwa tekanan di papan bawah sudah disadari seluruh pemainnya. Karena itu, setiap pertandingan yang tersisa diperlakukan seperti laga penentuan.

“Kami punya 20 poin, sama dengan Madura United dan Semen Padang. Setiap langkah sekarang adalah final. Kami sangat membutuhkan poin dan harus berusaha mendapatkannya di setiap pertandingan,” tegasnya.

[irp posts=”34655″ ]

Dengan persaingan papan bawah yang semakin sengit, duel antara PSIM dan Persijap dipastikan menjadi salah satu laga penting yang dapat memengaruhi peta klasemen di penghujung musim kompetisi. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID