PASAMAN, ONtime.ID — Dalam momentum peringatan Hari Kartini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Eka Hariani Sandra, menyampaikan pesan kuat kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk terus menghidupkan semangat perjuangan R.A. Kartini di tengah dinamika zaman.
Mengusung tema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi”, Eka menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan Kartini tetap relevan, bahkan semakin penting di era modern yang penuh tantangan dan perubahan cepat.
“Semangat Kartini harus menjadi energi bagi perempuan untuk terus maju, mandiri, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan,” ujar Eka saat ditemui di Lubuksikaping, Selasa (21/4/2026).
[irp posts=”35631″ ]
Ia menilai, perempuan masa kini memiliki peluang jauh lebih luas untuk berperan di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pemerintahan. Karena itu, semangat Kartini tidak boleh berhenti sebagai simbol sejarah, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, termasuk peran perempuan yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing. Perempuan, kata dia, bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar utama dalam mendorong perubahan sosial dan ekonomi.
Eka juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan lembaga terkait, untuk memperkuat upaya pemberdayaan perempuan sebagai bagian integral dari pembangunan daerah.
Ia mengingatkan bahwa peringatan Hari Kartini tidak seharusnya hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi momentum refleksi bersama untuk melanjutkan perjuangan menuju kesetaraan dan keadilan.
[irp posts=”35628″ ]
“Perempuan tidak hanya menjadi inspirasi di dalam keluarga, tetapi juga harus hadir sebagai penggerak di ruang publik,” tegasnya.
Eka berharap semangat Kartini terus diwariskan lintas generasi, menjadi fondasi dalam membangun masa depan yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Peringatan Hari Kartini setiap 21 April pun menjadi pengingat bahwa perjuangan kesetaraan belum selesai dan membutuhkan kontribusi aktif seluruh elemen bangsa, dengan perempuan sebagai motor utama perubahan. (agus)













