Peristiwa

Anggota IV BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jagakarsa

176
×

Anggota IV BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jagakarsa

Sebarkan artikel ini
BPK
Anggota IV BPK Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Jagakarsa

JAKARTA, ONtime.ID — Kabar duka datang dari Badan Pemeriksa Keuangan. Anggota IV BPK, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah yang terjadi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat pagi (08/05/2026). Almarhum wafat pada usia 44 tahun.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di kediaman Haerul Saleh yang berada di Jalan TB Simatupang Nomor 3, RT 03/RW 02, Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.53 WIB dan langsung memicu kepanikan warga sekitar setelah asap hitam pekat terlihat membumbung dari lantai tiga rumah.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan laporan pertama diterima dari warga dan ketua RT setempat yang melihat kepulan asap dari bangunan tersebut.

[irp posts=”35970″ ]

“Diduga api berasal dari sisa thinner bekas renovasi rumah. Setelah melihat asap tebal dari lantai tiga, ketua RT langsung menghubungi petugas damkar untuk meminta bantuan,” ujar Asril Rizal.

Petugas pemadam kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan evakuasi penghuni rumah. Dalam insiden tersebut, Haerul Saleh dinyatakan meninggal dunia, sementara istri dan anaknya berhasil selamat.

Rumah tersebut diketahui dihuni tujuh orang dalam satu kartu keluarga. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat terkait, meski dugaan awal mengarah pada material mudah terbakar sisa renovasi bangunan.

Jenazah Haerul Saleh kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut. Keluarga selanjutnya menyemayamkan almarhum di rumah duka di kawasan Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan, sebelum direncanakan dipulangkan ke kampung halamannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Dalam pernyataan resminya, BPK menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Haerul Saleh.

[irp posts=”35967″ ]

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” demikian pernyataan BPK.

Haerul Saleh menjabat sebagai Anggota IV BPK sejak April 2022. Sebelum masuk ke lembaga auditor negara tersebut, ia dikenal sebagai politikus dari Partai Gerindra dan pernah menjadi anggota DPR RI.

Selama berkarier di parlemen, Haerul pernah duduk di Komisi XI DPR RI periode 2014–2019 yang membidangi keuangan dan perbankan. Ia juga aktif di Badan Musyawarah dan Badan Legislasi DPR sebelum kembali menjadi anggota DPR melalui mekanisme Pergantian Antarwaktu (PAW) pada periode 2020–2022.

Pria yang akrab disapa Aco itu lahir di Kolaka pada 12 Agustus 1981. Selain berkiprah di dunia politik dan pemerintahan, Haerul juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan dunia usaha.

Berdasarkan data di laman resmi BPK, Haerul tengah menempuh pendidikan Magister Manajemen di Universitas Prof. Dr. Moestopo. Sebelumnya ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Satria Makassar pada 2008.

Ia juga tercatat pernah aktif sebagai Bendahara KNPI Kolaka, pengurus Kadin dan HIPMI Sulawesi Tenggara, serta menjabat Wakil Ketua Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani Indonesia periode 2021–2026.

[irp posts=”35963″ ]

Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi lingkungan BPK dan sejumlah kalangan politik nasional yang mengenalnya sebagai sosok aktif di bidang keuangan dan organisasi. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID