Politik

HUT ke-357 Kota Padang, Muhidi Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Kota

595
×

HUT ke-357 Kota Padang, Muhidi Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Kota

Sebarkan artikel ini
Muhidi
HUT ke-357 Kota Padang, Muhidi Dorong Kolaborasi dan Inovasi untuk Perkuat Daya Saing Kota

PADANG, ONtime.ID — Peringatan Hari Jadi ke-357 Kota Padang tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut harus menjadi titik evaluasi sekaligus pemacu seluruh elemen daerah untuk memperkuat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan memastikan pertumbuhan kota memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, saat menghadiri Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-357 Kota Padang di Gedung DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2026).

Menurut Muhidi, perjalanan panjang Kota Padang hingga memasuki usia 357 tahun merupakan modal sejarah yang harus diterjemahkan menjadi kekuatan untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Ia menilai, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun kolaborasi, menjaga persatuan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Hari jadi Kota Padang harus menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama membangun kota ini agar semakin maju, nyaman dihuni, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Muhidi.

357 Tahun: Bukan Sekadar Angka

Memasuki usia 357 tahun, Kota Padang menghadapi dinamika pembangunan yang semakin kompleks. Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Barat, Padang memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, sekaligus pintu gerbang pariwisata di wilayah barat Indonesia.

Karena itu, Muhidi menilai capaian pembangunan yang telah diraih tidak boleh membuat pemerintah dan masyarakat berhenti berbenah.

Sebaliknya, berbagai keberhasilan tersebut harus menjadi pijakan untuk melahirkan kebijakan yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Usia 357 tahun merupakan perjalanan sejarah yang panjang dan penuh makna. Berbagai capaian pembangunan yang telah diraih hendaknya menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Muhidi juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjawab berbagai persoalan Kota Padang.

Menurut dia, pembangunan tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah. DPRD, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, tokoh masyarakat hingga masyarakat secara luas harus mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Ia mengajak seluruh elemen tersebut membangun sinergi yang lebih kuat agar setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan, saya yakin Kota Padang akan terus tumbuh menjadi kota yang maju, berdaya saing, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,” tutur Muhidi.

Ia menambahkan, rasa memiliki terhadap daerah juga harus terus diperkuat. Menurutnya, masyarakat bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi merupakan bagian penting dalam menentukan arah dan keberhasilan pembangunan Kota Padang.

Budaya Minangkabau Jangan Tergerus Modernisasi

Di tengah perkembangan kota dan tuntutan persaingan global, Muhidi mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya lokal.

Menurutnya, kemajuan Kota Padang harus tetap berjalan beriringan dengan nilai-nilai budaya Minangkabau yang selama ini menjadi bagian dari karakter masyarakat Sumatera Barat.

Modernisasi, kata dia, tidak boleh membuat daerah kehilangan jati diri. Justru perkembangan zaman harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya, sejarah dan potensi daerah ke tingkat nasional bahkan internasional.

Kota Padang, lanjut Muhidi, memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan dan pariwisata di kawasan barat Indonesia.

Potensi tersebut harus dikelola secara konsisten melalui inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan yang berkelanjutan.

Muhidi: Jadikan HUT ke-357 sebagai Energi Baru

Muhidi berharap Hari Jadi ke-357 Kota Padang tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga menjadi titik awal untuk menatap masa depan dengan target pembangunan yang lebih jelas.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, memperkuat gotong royong dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kota.

“Mari jadikan Hari Jadi ke-357 ini sebagai langkah awal untuk menghadirkan masa depan Kota Padang yang lebih gemilang,” katanya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kota Padang.

Muhidi berharap Kota Padang semakin maju, nyaman dan kompetitif tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi identitas daerah.

“Selamat Hari Jadi Kota Padang ke-357 Tahun 2026. Semoga Kota Padang terus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat, semakin maju, semakin kuat, dan semakin sejahtera,” pungkasnya. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID