Pertandingan ini akan menjadi momentum babak baru El Clasico setelah kedua rival tersebut memiliki kekuatan tim yang baru.
El Clasico kali ini merupakan jilid kedua pada musim ini. Pada pertemuan pertama di Camp Nou 24 Oktober, Relah Madrid berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1. Saat itu Barcelona masih dilatih Ronald Koeman. Kedua tim juga bertemu di semifinal Piala Super Spanyol 12 Januari lalu yang merupakan debut Xavi Hernandez di El Clasico sebagai pelatih, saat itu Real Madrid kembali meraih kemenangan dengan skor 3-2 lewat babak perpanjangan waktu.
Kedua tim tampak tampil konsisten sejak paruh musim ini. El Real kokoh di puncak klasemen degan peroleh 66 poin, selisih 10 poin dari Sevila yang berada di peringkat kedua klasemen sementara. Selain itu dalam lima pertandingan terakhir di Laliga Real Madrid juga tidak pernah mengalami kekalahan. Ana Asuh Carlo Ancelotti mencatatkan empat kali kemenangan dan satu kali imbang.
Bahkan sejak awal musim dari 28 penampilan Real Madrid baru dua kali kalah, yaitu saat berhadapan dengan Getafe pada Januari lalu dengan skor 0-1 dan Espanyol pada September lalu. Sisanya Real Madrid mencatatkan enam kali imbang an 20 kali kemenangan.
Selain itu Real Madrid juga dalam keadaan baik setelah berhasil meraih tiket delapan besar Liga Champions usai menyingkirkan Paris Saint German. Elreal mempu membalikan keadaan setelah kalah 0-1 pada leg pertama dengan membalas pada leg kedua dengan skor 3-1.
Sementara itu, Barcelona juga terus memperlihatkan hasil yang positif sejak dilatih oleh Xavi Hernandes. Barcelona mampu menembus empat besar klasemen . Saat ini Barcelona telah memperoleh 51 poin dari 27 pertandingan. Selisih empat poin dengan Sevila di peringkat dua klasemen dan selisih 15 poin dengan Real Madrid di puncak klasemen. Namun Barcelona memiliki satu pertandingan tertunda yang belum dilakoni.
Selian itu dalam lima pertandingan terakhir di Laliga, Barcelona juga tidak pernah mengalami kekalahan. Barca mencatatkan empat kemenangan dan satu kali imbang. Sedangka sejak awal musim Barcelona telah mengemas 14 kemenangan dari 27 pertandingan, serta sembilan kali seri dan empat kali kekalahan.
Di sisi lain Barcelona juga dalam kondisi cukup percaya diri usai lolos ke fase 8 besar Europa Langgue. Anak asuh Xavi Hernandes berhasil menyingkirkan Galatasary dengan anggregrat 3-1. Pada pertemuan pertama di Camp Nou Galatasary berhasil menahan imbang Barcelona. Namun pada leg kedua Barcelona mampu menang telak dengan skor 3-1 atas Galatasaray.
Barca terakhir Sejak kalah dari Real Betis 4 Desember lalu, Barcelona melalui 12 pertandingan tanpa kalah, rinciannya delapan kemenangan dan empat seri. Dari delapan itu, empat di antaranya diraih di empat laga terakhir. Madrid pun sama saja, karena mereka lagi dalam tren empat kemenangan beruntun.
Melihat kondisi terkini kedua tim, El Clasico kali ini bakal berjalan lebih sengit dari biasanya. Xavi tentu tak mau dipermalukan lagi oleh Real Madrid pada pertandingan El Clasico yang ia hadapi sebagai pelatih. Sementara, Carlo Ancelotti juga pasti ingin Real Madrid berlari sendirian di puncak klasemen.
Namun, Real Madrid saat ini dalam kondisi yang cukup pinjang, sejumlah pemain ini sedang diserang badai cedera jelang menghadapi Barcelona. Bahkan Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, mengaku khawatir tiap kali ada personel Los Blancos –julukan Real Madrid– yang cedera.
Real Madrid baru saja memetik kemenangan telak 3-0 atas Real Mallorca. Gol Real Madrid dicetak Vinicius Junior pada menit 55 dan brace (dua gol) Karim Benzema pada menit 77 dan 82. Kemenangan meyakinkan Real Madrid harus dibayar mahal dengan cederanya sejumlah pemain penting. Pemain sayap, Rodrygo Goes dan bek sayap, Ferland Mendy harus mengakhiri laga lebih awal karena cedera.
Parahnya lagi, penyerang andalan Real Madrid, Karim Benzema juga menderita cedera usai mencetak dua gol dan satu assist. Padahal, pemain asal Prancis itu tengah dalam performa terbaiknya.
Federico Valverde mengatakan cederanya beberapa pemain pilar tersebut membuat seisi ruang ganti Real Madrid cemas. Kendati demikian, pemain asal Uruguay itu menyebut setiap pemain yang ditugaskan mengisi peran pemain yang cedera harus selalu siap.
“Setiap kali rekan kami mengalami cedera, selalu ada kekhawatiran di seluruh tim, kami adalah tim hebat di mana semua pemain akan berpikir ke arah yang sama, namun siapa pun yang akan bermain wajib siap,” kata Valverde dikutip dari detiksport.com
Di sisi lain, Valverde mengakui bahwa skuad Blaugrana -julukan Barcelona- akhir-akhir ini menonjolkan permainan yang konsisten. Bahkan, Valverde terkesan dengan apa yang dia lihat dari Barcelona di bawah asuhan Xavi Hernandez. Belum lagi, Barcelona telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan terakhir mereka. Barcelona sekarang berada di posisi ketiga Liga Spanyol menjelang pertandingan El Clasico akhir pekan ini.
Ditambah, dini hari tadi Barcelona berhasil membekuk Galatasaray dengan skor 2-1 di Liga Eropa dan lolos ke perempat final. Hal ini yang membuat Valverde takjub terhadap sang rival Barcelona.
“Mereka bermain sangat baik. Mereka mengalami perubahan yang sangat besar. Mereka bermain sangat baik dan itu menunjukkan bahwa mereka ingin mencari poin dalam permainan,” kata Valverde.
Terlepas dari hal itu, Valverde tetap optimis bahwa Los Blancos -julukan Real Madrd- akan memenangkan duel El Clasico nanti. Dia menilai timnya itu dapat menampilkan permainan yang impresif selama 90 menit. “Bagi kami, kami memiliki permainan kami, kami akan melakukan sesuatu terlebih dahulu dan kami memiliki senjata kami,” kata Valverde.
Valverde juga menyebut Real Madrid saat ini dalam performa yang bagus. Los Blancos memenangkan tiga pertandingan Liga Spanyol terakhir, dan juga mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions 2021-2022. (red)













