Nasional

Gunung Semeru Masih Erupsi, Warga Diminta Jauhi Zona Merah

436
×

Gunung Semeru Masih Erupsi, Warga Diminta Jauhi Zona Merah

Sebarkan artikel ini
gunung
Gunung Semeru Masih Erupsi, Warga Diminta Jauhi Zona Merah

JAKARTA, ONTIME.ID – BPBD Jawa Timur (Jatim) mengatakan Gunung Semeru masih erupsi. BPBD meminta warga menjauhi zona merah.

“Masih erupsi, tetapi kecil,” kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto seperti dilansir detikJatim, Senin (5/12).
Gatot, yang saat ini berada di Kecamatan Candipuro, Lumajang, sudah meminta warga tidak kembali ke rumahnya. Dia meminta warga yang tinggal di zona merah tetap di pengungsian.

“Semua warga yang berada di sekitar area terdampak dilarang untuk kembali tinggal di rumahnya,” kata Gatot.
Gatot menambahkan, bahwa warga yang tinggal di zona merah sudah mendapat alokasi untuk tinggal di hunian tetap (huntap). Dia menyebut sebagian warga yang mengungsi adalah yang tinggal di zona merah.

“Warga di zona merah telah mendapatkan alokasi huntap. Warga yang memiliki huntap diminta untuk tinggal dan kembali ke huntap-nya, karena sebagian warga yang mengungsi adalah warga yang tinggal di zona merah,” jelasnya.

Sementara itu, pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan kondisi infrastruktur telekomunikasi di wilayah yang terdampak Gunung Semeru erupsi.

Direktur Jenderal informasi Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo, Usman Kansong, memaparkan pemantauan usai erupsi Gunung Semeru terhadap infrastruktur telekomunikasi di wilayah sekitarnya per 5 Desember 2022 pukul 10.00 WIB.

Untuk Telkomsel, disampaikan Usman, statusnya jaringannya masih aman. Begitu juga dengan XL Axiata yang sampai saat ini masih bisa melayani pelanggan.

Sedangkan untuk Indosat Ooredoo Hutchison, ada satu tempat terdampak. Kendala yang dihadapi sekarang adalah lokasinya belum bisa dicek. Lokasi site belum bisa diakses sebab masih diisolir.

“Site impact ada satu site di Supiturang yang down. Site yang paling dekat dan paling tinggi di Semeru,” kata Usman, Senin (5/12).

Sementara itu, Usman menyebutkan bahwa ada lima Base Transceiver Station (BTS) Smartfren yang mengalami down usai erupsi Gunung Semeru. Lokasinya ada di Supiturang, Oro Oro Ombo, Taman Ayu.

“Yang listrik padam sejak kemarin dan area ini tertutup, tidak bisa dilakukan mobile genset. Untuk statusnya posisi saat ini tinggal 1 BTS mati, yang lainnya sudah up yang di Supiturang ini daerah Curah Kobokan,” ucap Usman.

Untuk Telkom, Usman mengatakan statusnya untuk sejauh ini belum ada laporan yang diterima akan infrastruktur perusahaan plat merah itu yang terdampak. (*/red)