Olahraga

AC Milan Enggan Bicarakan Peluang Juara

223
×

AC Milan Enggan Bicarakan Peluang Juara

Sebarkan artikel ini
milan
Pemain AC Milan melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Cagliari

Cagliari, ONTIME.ID–AC Milan kembali berhasil memenangi laga sulit usai mengalahkan Cagliari 1-0. Pelatih Milan Stefano Pioli masih enggan membicarakan peluang juara timnya.

Pada pertandingan di Unipol Domus, Minggu (20/3), Ismael Bennacer muncul sebagai pembeda. Gelandang Aljazair itu berhasil mencetak satu-satunya gol AC Milan, yang terlahir di babak kedua

Dengan demikian, Rossoneri tetap di Capolista usai mengoleksi 66 poin dari 30 pertandingan unggul tiga poin dari Napoli dan enam poin dari Inter Milan sebagai juara bertahan. Milan juga tercatat tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan liga terakhirnya, termasuk menghadapi laga-laga sulit namun tetap bisa dimenangi dengan skor tipis.

Kompetisi Liga Italia 2021/2022 tinggal menyisakan delapan pertandingan. Pioli berkukuh, Milan bukan satu-satunya tim yang berpotensi memenanginya.

“Setiap pertandingan sekarang itu adalah sebuah persimpangan yang penting. Saya menyukai tim, bahkan ketika kami tidak mencetak gol di babak pertama karena kami bermain dengan kualitas dan intensitas. Cagliari menyulitkan kami, tapi itu tidak terelakkan ketika Anda memiliki dua tim dengan motivasi yang kuat seperti itu. Kami tadi ingin bisa mencetak lebih banyak gol, dan nyaris beberapa kali mencetak gol pada hari ini tapi yang penting adalah kami menang,” ungkap Pioli kepada Sky Sport Italia.

Pioli meminta para pemain AC Milan tetap fokus untuk setiap pertandingannya. “Kami tadi ingin bisa mencetak lebih banyak gol, tapi kami juga tahu bahwa ada empat klub yang masih bisa memenangi Scudetto. Jadi percuma membayangkan terlalu jauh karena jalan masih panjang dan kami mesti konsentrasi hanya pada performa diri sendiri,”ujar Pioli usai kemenangan AC Milan.

Milan menebar ancaman ketika laga baru berjalan tujuh menit. Olivier Giroud melepas sepakan voli usai menerima bola pantul dari Junior Messias. Namun, percobaan penyerang asal Prancis ini masih melebar tipis.

Pada menit ke-13, Franck Kessie melepas sepakan jarak jauh terukur. Usahanya ini gagal berbuah gol untuk Milan karena bola masih menerpa mistar. Milan tampil mendominasi babak pertama. Namun, mereka kesulitan menembus disiplinnya lini pertahanan tuan rumah. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Rossoneri langsung menggebrak selepas jeda. Rafael Leao punya ruang di kotak penalti. Namun, tembakannya bisa diblok bek Cagliari hingga mudah diamankan Alessio Cragno. Cragno menyelamatkan Cagliari dari kebobolan pada menit ke-52. Ia dengan gemilang terbang menepis tembakan Theo Hernandez dari luar kotak penalti.

Milan akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-59. Menerima sodoran bola dari Giroud, Ismael Bennacer melancarkan tembakan voli terarah. Bola bersarang ke pojok kanan gawang Cagliari dengan Cragno tak banyak bereaksi. Milan unggul 1-0.

Tertinggal, Cagliari berusaha tampil lebih menyerang. Namun, serangan Cagliari tak terbangun dengan baik hingga mudah dibendung lini pertahanan tim tamu. Milan hampir saja menggandakan keunggulan pada menit ke-83. Lewat sebuah serangan balik cepat, Ante Rebic melepas umpan terobosan yang membebaskan Davide Calabria. Tak terkawal di depan gawang, sepakan Calabria dengan gemilang masih bisa ditepis Cragno

Cagliari punya peluang emas menyamakan kedudukan di menit akhir laga. Umpan silang Gabrielle Zappa bisa ditanduk Leonardo Pavoletti. Sundulan Pavoletti tapi masih menerpa mistar usai sempat ditepis Mike Maignan. (o/*)