Olahraga

AC Milan Incar Gelar Liga Europa

597
×

AC Milan Incar Gelar Liga Europa

Sebarkan artikel ini
Milan
Pemain AC Milan melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Rennes

MILAN, ONTIME.ID – Stefano Pioli mengaku puas dengan penampilan AC Milan saat mampu mengalahkan Rennes. Ia menegaskan gelar Liga Europa jadi salah satu target Rossoneri.

Milan meraih kemenangan 3-0 atas Rennes di San Siro pada laga leg pertama playoff fase gugur Liga Europa, Jumat (16/2). Tuan rumah unggul 1-0 di babak pertama berkat gol dari Ruben Loftus-Cheek di menit ke-32. Selepas jeda, Rossoneri bikin dua gol. Loftus-Cheek mengemas brace usai mencetak gol keduanya di menit ke-47. Rafael Leao kemudian membawa Milan unggul di menit ke-53.

Pada laga ini, Milan tampil dominan. Mereka mencatatkan 60 persen penguasaan bola dibanding dengan 40 persen milik Rennes. Il Diavolo juga lebih banyak menyerang. Mereka bikin 19 tembakan dengan delapan mengarah ke gawang. Sementara, Rennes cuma bikin empat shot on target dari 14 percobaan.

Pelatih Milan, Stefano Pioli, mengaku puas dengan penampilan anak asuhannya. Meski, ia mengakui laga tadi tak mudah untuk anak asuhannya. Rennes beberapa kali bisa mengancam lewat serangan balik.

Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk Milan menghadapi leg kedua di markas Rennes. Mereka hanya butuh tak kalah lebih dari dua gol untuk bisa lolos ke 16 besar.

Pioli sendiri memasang target memasang target tinggi di Liga Europa. Hal ini untuk mengobati kegagalan mereka ke fase gugur Liga Champions.

“Kami langsung memberikan target setelah kekecewaan di Liga Champions, dimulai dengan play-off Liga Europa. Tim bermain bagus, tapi tidak mudah melawan tim Rennes yang sangat berbahaya dalam serangan balik dan dalam performa bagus. Ini adalah keuntungan bagus untuk leg pertama, tapi kami tahu apa pun bisa terjadi dalam sepak bola dan kami harus konsentrasi penuh di leg kedua,” kata Pioli kepada Sky Sport Italia.

Kemenangan atas Rennes berarti besar untuk winger AC Milan Rafael Leao. Sebab Leao baru saja menuntaskan puasa gol. Di Eropa, gol terakhir Leao dicetak 7 November saat mengalahkan Paris Saint-Germain 2-1. Leao memang menurun performanya musim ini karena baru bikin tujuh gol di seluruh kompetisi.

Khusus di Serie A, Leao sudah melewatkan 16 pertandingan tanpa gol. Leao berharap satu gol ini bisa membangkitkan percaya dirinya untuk bisa rajin menjebol gawang lawan ke depannya.

Dia juga membantah performanya menurun karena meski seret gol, Leao masih bisa mendonasikan sembilan assist untuk rekan-rekannya.

“Saya memang sudah lama tidak mencetak gol, tapi saya tetap bikin assist kok dan turut senang melihat tim, sebab sepakbola itu olahraga kolektif. Tentu saja gol bisa membuat Anda lebih pede. Baik di Eropa dan Serie A, fans selalu mendukung saya ketika kesulitan, mereka menguatkan saya. Jadi saya harus berterima kasih kepada mereka dan juga rekan-rekan setim. Mereka adalah keluarga saya,” ujar Leao kepada Sky Sport Italia. (vand)