BATANG ANAI, ONtime.ID — Penemuan potongan tubuh oleh masyarakat membuahkan hasil signifikan. Sejauh ini sudah ditemukan Badan, Kaki dan kepala yang diduga kuat merupakan satu kesatuan dengan potongan tubuh yang ditemukan sehari sebelumnya di kawasan Kasang, Batang Anai.
Penemuan ini menjadi secercah harapan besar bagi pihak kepolisian dalam menguak identitas korban dan motif di balik dugaan kasus mutilasi ini. Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, menyambut baik penemuan ini.
“Penemuan bagian lain ini, kami harap bisa memudahkan proses identifikasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa bagian-bagian tubuh yang lengkap ini akan sangat membantu tim medis di Rumah Sakit Bhayangkara dalam melakukan proses identifikasi.
Ini adalah langkah krusial yang bisa mempercepat pengungkapan kasus yang menggegerkan warga setempat.
Seluruh bagian tubuh yang ditemukan di lokasi berbeda ini telah dievakuasi dan segera dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi.
“Sekarang kami masih menunggu hasil autopsi resminya,” terang Kapolres. Hasil autopsi ini akan menjadi landasan utama bagi penyelidikan lebih lanjut, mengungkap detail-detail penting yang akan mengarahkan kepolisian pada pelaku.
Penyelidikan kasus ini telah bergulir secara intensif. Sejumlah saksi, mulai dari personel kepolisian, warga, hingga saksi mata penemuan potongan tubuh, telah dimintai keterangan.
Kapolres Ahmad Faisol Amir juga menegaskan bahwa kuat dugaan adanya unsur pidana dalam kasus ini, meskipun lokasi penemuan potongan tubuh yang berbeda-beda.
“Melihat dari potongan tubuh dari kemarin, sangat kuat unsur pidana dalam penemuan jenazah ini,” tegasnya.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap menunggu hasil autopsi resmi sebelum melangkah lebih jauh.
Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan petunjuk krusial untuk mengungkap motif dan pelaku kejahatan keji ini.
Dalam upaya mempercepat identifikasi korban, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melapor jika ada anggota keluarga yang hilang atau belum pulang hingga saat ini.
“Sampai sekarang baik di Polres maupun Polsek belum ada laporan masuk,” ungkapnya.
Sementara itu Kapolsek Batang Anai Iptu Wadriadi saat dikofirmasi menyampaikan bahwa penemuan potongan bagian tubuh tersebut menjadi fakta lapangan dan mengarah kepada dugaan korban adalah seorang perempuan.
“Memang benar ditemukannya bagian anggota tubuh tadi pagi sekitar jam 10.00 WIB, dan ini menjadi fakta fisik dugaan korban adalah seorang wanita, dalam penelusuran tim Polsek Batang Anai dengan ciri ciri cincin yang ada di jari, korban adalah warga Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman”.
“Dugaan tersebut setelah adanya penelusuran melalui medsos instagram korban, meskipun seperti itu kami masih menunggu hasil autopsi resminya dari Rumah Sakit Bhayangkara Padang”, Ujar Iptu Wadriadi. (*)













