PADANGPARIAMAN, ONTIME.ID— Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bertekad untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan menggandeng seluruh sekolah untuk mulai menjadi Sekolah Ramah Anak (SRA) sebagai salah satu poin penilaian.
Hal tersebut juga disampaikan oleh Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah untuk satuan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Padang Pariaman.
Suhatri Bur mengatakan, mewujudkan sekolah ramah anak merupakan sebuah keharusan untuk menjadi daerah yang layak anak. Pasalnya, sekolah merupakan rumah kedua bagi anak yang sebagian waktunya dihabiskan di sekolah.
“Konsep sekolah ramah anak yaitu mewujudkan pemenuhan kebutuhan dan perlindungan terhadap anak selama 8 jam anak berada di sekolah. Melalui upaya untuk menciptakan sekolah yang bersih, aman, ramah, dan indah,” ujarnya.
Ia juga menekankan untuk mewujudkan sekolah ramah anak membutuhkan komitmen yang tegas dari seluruh pihak terkait. Khususnya kepala sekolah sebagai pemangku kebijakan dan pengambil keputusan di satuan pendidikan yang dipimpinnya.
“Kita harus berlaku adil kepada semua siswa. Memperlakukan siswa sesuai dengan kebutuhannya dan tidak ada diskriminasi. Tidak kalah penting untuk mengenali tanda-tanda bullying di antara sesama siswa,” ujar Suhatri Bur.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Padang Pariaman Sumarni mengungkapkan, tujuan diselenggarakannya Bimtek ini adalah untuk memberi pemahaman kepada Kepala Sekolah dan tenaga pendidik mengenai indikator-indikator terwujudnya Kabupaten Layak Anak di Padang Pariaman.
“Dengan diadakan Bimtek ini diharapkan Kepala Sekolah dapat membimbing dan memberikan pembinaan kepada tenaga pendidik, cleaning service, maupun satpam untuk ikut serta dalam mewujudkan sekolah ramah anak bagi generasi penerus bangsa,” tuturnya. (vand)













