Kab. Mentawai

Alergi Terhadap Media, Kadis Kesehatan Mentawai Desti Seminora Blokir Nomor Wartawan

1325
×

Alergi Terhadap Media, Kadis Kesehatan Mentawai Desti Seminora Blokir Nomor Wartawan

Sebarkan artikel ini
Kadis
Alergi Terhadap Media, Kadis Kesehatan Mentawai Desti Seminora Blokir Nomor Wartawan

MENTAWAI, ONTIME.ID– Sikap tidak terpuji kini ditunjukan oleh Kepala Dinas Kesehatan kabupaten kepulauan mentawai provinsi Sumatera Barat Desti Seminora, SE atas pemberitaan beberapa minggu yang lalu bahwa terkait kepala dinas kesehatan diduga Alergi dengan wartawan.

Sikap tidak terpuji yang ditunjukkan oleh Kadis Kesehatan, dengan cara memblokir nomor WhatsApp salah satu wartawan media online Liputan7.id.

Koronologisnya, ketika wartawan Liputan7.id kembali mencoba menemui kekantornya tenyata beliau tidak ada, dan dinas luar, sepertinya beliau sangat susah ditemui, makanya melakukan konfirmasi melalui whatsApp,baru mencoba silahturahim dan perkenalkan diri melalui pesan WhatsApp, bukannya dibalas oleh Kadis kesehatan desti seminora, akan tetapi nomor WhatsApp wartawan di blokir.

Sebelumnya atas pemberitaan dugaan Alergi terhadap wartawan, awak media Liputan7.id mencoba konfermasi kepada sekretaris daerah ( sekda) kabupaten kepulauan mentawai martinus dahlan menyampaikan sudah menegur dan mengingat kan OPD terkait.

“kami di beberapa pertemuan sudah mengingatkan OPD terkait, Kehadiran Wartawan jangan dianggap sebagai lawan,Tapi anggap sebagai kawan. Kemitraan harus dibangun untuk menciptakan keharmonisan dalam rangka untuk membangun dan memajukan daerah yang lebih baik,Ungkap sekda martinus dahlan.

Menyikapi hal ini yenni Laura wakil ketua ( MOI ) Media Online Indonesia sangat menyayangkan dan sangat prihatin atas sikap kadis kesehatan Desti Seminora,SE yang tidak mau menerima wartawan Liputan7.Id dan ketika di konfirmasi melalui WA nya malah di blokir. Sebaiknya Kadis Kesehatan Desti Seminora SE mempelajari Kode Etik Jurnalistik serta UU keterbukaan publik.

“Pj. Bupati dan Sekda harus evaluasi kinerja Kadis Kesehatan bila perlu di nonaktifkan, karena tidak bisa menjadi mitra kerja dalam penyebaran informasi Pemerintah daerah,”tegas yeni laura. (zal)