PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID—Melalui Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Tahun Anggaran 2023, revitalisasi Pasar Rakyat Pakandangan resmi dimulai.
Hal tersebut ditandai dengan peletakan baru pertama oleh Plh Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI), Muhammad Anwar Achmad dan Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur, Senin (10/7).
Suhatri Bur dalam sambutannya memaparkan, dari tiga pasar rakyat di Kabupaten Padang Pariaman yang diusulkan untuk direvitalisasi, Pasar Pakandangan merupakan satu-satunya pasar yang memenuhi persyaratan. Selain memenuhi persyaratan, Pasar Pakandangam juga merupakan pasar induk tertua di Kabupaten Padang Pariaman dan satu-satunya pasar di kawasan ibu kota kabupaten.
“Pasar tradisional masih menjadi sektor penting dalam menggerakkan perekonomian di Kabupaten Padang Pariaman. Sehingga revitalisasi pasar yang ada di Pakandangan ini dinilai penting untuk memaksimalkan pengembangan ekonomi bagi masyarakat Padang Pariaman,” katanya.
Sementara itu, Plh Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kemendag RI, Muhammad Anwar Achmad mengungkapkan harapannya terkait dengan revitalisasi ini. Ia berharap, pembangunan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana awal. Ia menyebut, pihaknya akan terus melakukan monitoring dari awal pembangunan hingga pemanfaatannya di kemudian hari.
“Sehingga perlunya pengawasan oleh berbagai pihak terkait agar pembangunannya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara maksimal guna membawa pengaruh yang besar untuk meningkatkan perekonomian, khususnya bagi pedagang di Padang Pariaman maupun daerah sekitarnya,” harapnya.
Wali Nagari Pakandangan, Ikram Dasrul mengatakan, jumlah pedagang di Pasar Rakyat Pakandangan mencapai 207 pedagang dengan berbagai macam jenis usaha. Dengan rincian, 64 pedagang sayuran, 35 pedagang pakaian, 9 pedagang ikan kering/ikan asin, 20 pedagang ikan laut, 35 pedagang makanan, 10 pedagang kuliner, 6 pedagang alat-alat tani, 8 pedagang pecah belah, dan 20 pedagang buah-buahan.
“Mudah-mudahan, revitalisasi ini dapat mendatangkan manfaat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan demikian kami siap mendukung dan mengawal pembangunan ini berjalan lancar sesuai dengan harapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman dan masyarakat,” tuturnya.
Adapun pembangunan Pasar Pakandangan ini bersumber dari Dana Tugas Pembantuan (TP) APBN Tahun Anggaran 2023. Jumlah anggaran Rp2.236.625.600, dengan masa kerja 120 hari kalender mulai 30 Juni-29 Oktober 2023. Berdasarkan surat perjanjian Nomor: 514.3/1140/SP/Disdagnakerkop-UKM/2023 tanggal 26 Juni 2023, revitalisasi memakai jasa CV Galang Putra Perdana dari Pekanbaru, Riau. (vand)













