PASBAR, ONTIME.ID – Ade Rezki Pratama, Anggota Komisi IX DPR RI mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) kepada masyarakat Kabupaten Pasaman Barat dan tenaga medis bumi tuah Basamo tersebut, Selasa (8/8). Hadir dalam sosialisasi tersebut Ketua DPRD Pasbar Erianto dan stakeholder terkait lainnya.
Ade Rezki Pratama mengatakan, bahwa pentingnya menjaga agar anak tidak terjadi stunting. Jika sudah terdampar stunting akan mempengaruhi kecerdasan otak anak.
“Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 menunjukkan bahwa 35,5% bayi dan balita di Kabupaten Pasaman Barat mengalami stunting,” katanya.
Sosilisasi Germas terkait stunting ini, menjadi salah satu program yang digagas oleh Ade Reski Pratama dan sengaja dilakukan di Pasaman Barat, karena saat ini stunting di daerah ini naik. Untuk itu, dengan adanya Germas ini dapat menekan kenaikan stunting tersebut.
“Kita berharap dengan adanya sosialisasi ini stunting dapat turun di Pasaman Barat. Karena saat ini sunting masyarakat mengalami kenaikan yamg cukup memprihatinkan,” katanya
Menurut Ade Reski, sosialisai ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya gaya hidup sehat. Terutama memperhatikan konsumsi gizi untuk anak anak, dengan pola empat sehat lima sempurna.
“Stunting merupakan isu permasalahan internasional bukan hanya di Indonesia, untuk mari kita bersama untuk mencegah stunting itu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Pasbar Erianto menegaskan, stunting ini menjadi tugas semua pihak. Dengan adanya gagasan dari anggota DPR RI Ade Rezki Pratama ini bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat Pasbar tentang pentingnya menjaga agar anak tidak stunting.
“Ikuti sosialisasi ini dengan baik. Sehingga Kabupaten Pasaman Barat bisa menekan angka stunting dari 35,5 persen menjadi turun mencapai target 14 persen,”katanya. (agus)













