Kab. Padang Pariaman

Baru Hitungan Bulan Sudah Hancur, Jalan Dana Desa Rp92 Juta di Nagari Gunuang Padang Alai Diduga Dikorupsi

583
×

Baru Hitungan Bulan Sudah Hancur, Jalan Dana Desa Rp92 Juta di Nagari Gunuang Padang Alai Diduga Dikorupsi

Sebarkan artikel ini
Jalan
Baru Hitungan Bulan Sudah Hancur, Jalan Dana Desa Rp92 Juta di Nagari Gunuang Padang Alai Diduga Dikorupsi

PADANG PARIAMAN, ONtime.ID — Proyek Peningkatan Jalan Bintungan–Masjid Batang Paman yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 justru memantik kecurigaan publik.

Baru beberapa bulan selesai dikerjakan, kondisi jalan yang berlokasi di Korong Patamuan, Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, sudah tampak hancur, amburadul, dan jauh dari kata layak.

Proyek dengan nilai anggaran Rp92.172.000 tersebut kini menjadi sorotan warga setelah muncul dugaan ketidaksesuaian antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan realisasi pekerjaan di lapangan.

[irp posts=”33408″ ]

Seorang sumber terpercaya yang bekerja langsung di lapangan mengungkapkan adanya kejanggalan serius dalam pengadaan material. Menurutnya, jumlah semen yang digunakan tidak sesuai dengan yang tercantum dalam dokumen perencanaan.

“Dalam RAB, sekali pengiriman seharusnya 60 sak semen, tetapi yang datang hanya 40 sak. Bahkan ini terjadi sampai empat kali pengiriman,” ungkap sumber tersebut.

Jika ditotal, lanjut sumber itu, jumlah semen yang seharusnya mencapai sekitar 200 sak, namun yang benar-benar diterima hanya sekitar 160 sak. Selisih tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait ke mana sisa material yang dianggarkan.

Tak hanya itu, pengadaan peralatan kerja pun disebut tidak sesuai. Pembelian cangkul yang dalam RAB tercatat 4 unit, faktanya hanya tersedia 2 unit di lapangan.

Ketebalan Jalan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Selain masalah material, sumber juga menyoroti ketebalan permukaan jalan yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dalam RAB. Hal ini diduga menjadi penyebab utama jalan cepat mengalami kerusakan meski baru selesai dikerjakan.

“Kalau dikerjakan sesuai spesifikasi, tidak mungkin baru hitungan bulan sudah rusak seperti ini,” tegasnya.

Lebih jauh, sumber tersebut menyebut bahwa praktik pengerjaan yang tidak sesuai RAB diduga melibatkan oknum Wali Nagari Gunuang Padang Alai, Deri Alpendo, bersama Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Hengki Adinata. Namun hingga berita ini diturunkan, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi resmi.

[irp posts=”33405″ ]

Wali Nagari Bungkam

Upaya konfirmasi kepada Wali Nagari Gunuang Padang Alai Deri Alpendo dan Kasi Kesra, Hengki Adinata, belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan tidak dapat dihubungi, sehingga menambah tanda tanya dan memicu spekulasi di tengah masyarakat.

Kondisi ini memunculkan desakan agar inspektorat daerah, aparat penegak hukum, serta pihak berwenang segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh. Pasalnya, Dana Desa merupakan uang negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan dikerjakan secara asal-asalan.

Jika dugaan ketidaksesuaian RAB ini terbukti, proyek tersebut bukan sekadar gagal secara teknis, melainkan berpotensi masuk ke ranah penyalahgunaan anggaran.

[irp posts=”33402″ ]

Masyarakat kini menunggu kejelasan, apakah proyek ini sekadar kelalaian, atau ada praktik yang sengaja disembunyikan di balik jalan yang kini sudah retak dan rusak? (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID