PADANG PARIAMAN, ONTIME.ID – Sebanyak 51 Panitia Pengawas Kecamatan untuk Pemilihan Kepala Daerah 2024 dilantik oleh Bawaslu Padang Pariaman, Batang Anai, Sabtu (25/5).
Ketua Bawaslu Padang Pariaman, Azwar Mardin menyebut, 51 Panwascam yang dilantik tersebut akan mengemban tugas mengawasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati 2024. Dikatakan, 51 Panwas yang dilantik sebagian besar merupakan anggota Panwascam pada Pemilu 2024.
“48 orang yang merupakan panwas existing dan dievaluasi oleh Bawaslu Kabupaten, sedangkan 3 lagi direkrut baru atau terbuka untuk umum dari 3 posisi kosong di kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Ulakan Tapakis dan VII Koto,” Ujar Azwar Mardin saat pelantikan.
Azwar Mardin mantan wali nagari berprestasi di IV Koto Aur Malintang ini menekankan bahwa seluruh Panwaslu Kecamatan yang terpilih dan telah dilantik memiliki tanggung jawab dalam melakukan pengawasan dalam setiap tahapan pemilihan kepala daerah tahun 2024 yang akan berlangsung.
Lebih lanjut, dengan banyaknya pengalaman yang telah dimiliki oleh Panwaslu Kecamatan dalam pemilihan umum lalu, hal ini tentu menjadi poin penunjang yang sangat besar.
Azwar Mardin menekankan agar Panwascam yang dilantik dapat mengedepankan integritas dan mengerjakan tugas dengan penuh kehati-hatian.
Sesuai dengan pakta Integritas yang dibacakan lanjutnya, Panwaslu Kecamatan diharapkan mematuhi dan mengamalkan seluruh ikrar yang dibacakan.
“Selamat bekerja bagi Panwaslu Kecamatan terpilih. Satu pesan dari saya yaitu bekerjalah sepenuh hati, dengan hati-hati, tapi tidak sesuka hati,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Rudi Repenaldi Rilis dalam sambutannya mengatakan Panwascam merupakan orang yang semakin berpengalaman, menguasai medan dan semakin mampu menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan stakeholder serta seluruh unsur Masyarakat.
“Jangan sampai pengawas yang membuat gaduh di lapangan, ketika penyelenggara dan pengawas betul-betul melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan ruangnya masing-masing,” ujar Rudy.
Ia berkeyakinan, pesta demokrasi di Padang Pariaman akan berjalan tanpa konflik, sebab pesta demokrasi di Padang Pariaman butuh sentuhan tangan dari bapak ibu yang baru dilantik pada hari ini.
Lebih lanjut, Sekretaris Daerah berharap agar upaya-upaya preventif terus dilakukan oleh panwascam bersama Bawaslu untuk mengurangi jumlah pelanggaran, disamping terus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat tetap bersama meningkatkan jumlah pemilih terutama dari kalangan pemilih pemula di Kabupaten Padang Pariaman. (vand)













