PADANG, ONTIME.ID ———Dua orang pengguna dan pengedar sabu-sabu diringkus Satuan Tugas Penegakkan Hukum (Satgas Gakkum) Tumpas Bandar Narkoba tahun 2022 Polresta Padang pada Selasa (12/4) malam.
Kasatgas Gakkum Operasi Tumpas Bandar yang juga merupakan Kasat Narkoba Polresta Padang, Kompol Al Indra mengatakan, kedua pelaku yang telah ditangkap itu berinisial SA (24) dan MAS (20). Dari tangan keduanya aparat kepolisian menyita belasan paket sabu-sabu.
“Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku berinisial SA yang saat itu sedang menunggu seorang bandar narkoba untuk bertransaksi di depan pos Satpam yang ada di gerbang Perumahan Filano Jaya, Kelurahan Alai Parak Kopi,” ujarnya kepada Ontime.id, Rabu (13/4).
Setelah dilakukan penggeledahan badan terhadap pelaku SA aparat menemukan satu paket kecil sabu yang disembunyikan di dalam kantong celananya.
“Berdasarkan pengakuan SA, ia hanyalah pemakai, sehingga perkara langsung kita kembangkan untuk mencari pelaku yang mamasok sabu untuknya. Setelah diinterogasi pada akhirnya SA menyebutkan bahwa ia hendak bertransaksi dengan seorang bandar narkoba berinisial MAS, “katanya.
Melalui pengakuan SA tersebut, aparat kepolisian melacak keberadaan MAS yang pada akhirnya diketahui sedang berada di rumahnya di kawasan Gunung Ledang, Kecamatan Padang Utara.
“Pelaku MAS kita tangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya. Ketika dilakukan penggeledahan, aparat menemukan barang bukti berupa sepuluh paket sabu yang disembunyikan di dalam kotak rokok, serta uang tunai sebesar 450ribu rupiah yang diduga hasil penjualan sabu ,” katanya.
Saat ini para pelaku beserta barang bukti, sudah diamankan di Mapolresta Padang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Keduanya terancam dijerat dengan undang-undang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.
Sedangkan mengenai Operasi Tumpas Bandar 2022 ,Al Indra mengatakan bahwa operasi itu masih akan terus dilancarkan oleh jajaran Polresta Padang untuk memerangi peredaran narkoba yang telah meresahkan masyarakat belakangan ini.
“Narkoba merupakan penyebab dari segala kejahatan. Kebanyakan tindakan kriminal berawal dari narkoba, sehingga peredarannya harus kita bongkar hingga ke akar-akarnya, tidak hanya para pengguna, para bandar pun akan kami sikat,” katanya. (*/vand).













