SOLOK, ONTIME.ID—Bupati Solok Epyardi Asda bakal mengikuti perayaan kemerdekaan RI – ke-77 di puncak Gunung Talang, Kabupaten Solok pada Rabu (17/8).
Perayaan itu dilakukan untuk menunjukan rasa nasionalisme masyarakat Kabupaten Solok tetap berkibar meski di atas gunung.
“Ini menunjukan kami masyarakat Kabupaten Solok memiliki nasionalisme yang kuat. Sebagaimana kami juga mencintai kampung halaman ini untuk juga bangkit, tumbuh, dan sejahtera, Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” ucapnya, Kamis (11/8).
Dijelaskannya, seiring menurunnya kasus Covid-19 atau selama pandemi yang “memukul” seluruh aspek kehidupan. 17 Agustus tersebut juga dijadikan momennya untuk bangkit kembali.
“Kita harus bangkit. Momen kemerdekaan ini kita jadikan untuk kembali membakar semangat untuk berkarya, bekerja bersama-sama, membangun negeri ini,” tutur Epyardi.
Dikatakannya, pada saat perayaan kemerdekaan di Gunung Talang, Pemerintah Kabupaten Solok juga mengajak dan mengimbau untuk pengibaran bendera merah putih sebanyak 1.000 helai.
“Mereka yang mendaki untuk perayaan di puncak Gunung Talang diimbau membawa bendera merah putih targetnya 1000 helai bendera. Sementara informasi yang kami terima sudah ribuan orang yang mendaftar untuk perayaan di puncak Gunung Talang,” ujarnya.
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Solok, Teta Midra menyampaikan, perayaan di Gunung Talang tersebut juga bentuk nyata pemerintah daerah hadir langsung ke tengah -tengah masyarakat sebagai pelayan publik.
Dikatakannya, para pendaki nanti wajib membawa bendera kecil untuk bersama dikibarkan. Selain itu peserta saat pulangnya wajib membawa sampah masing-masing.
“Ini juga bentuk kegiatan nyata dalam mempromosikan destinasi wisata alam kita yang begitu mempesona dan masyarakatnya nan elok dan berbudaya,” tutur Teta Midra. (*/red)











