LIMAPULUH KOTA, ONtime.ID – Bupati Limapuluh Kota, Safni, secara resmi membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 yang dipusatkan di Lapangan Torang Sari Bulan, Nagari Buluh Kasok, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (15/7).
Program TMMD yang digagas Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat.
Pada pelaksanaan TMMD ke-129 ini, Kodim 0306/50 Kota memprioritaskan pembangunan jalan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 7 meter yang menghubungkan Jorong Buluh Kasok dan Jorong Aia Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Infrastruktur tersebut diharapkan membuka akses transportasi masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
[irp posts=”37800″ ]
Dalam sambutannya, Bupati Safni menegaskan bahwa program TMMD telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, kami mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan TMMD di daerah ini. Kami berharap Kodim 0306/50 Kota terus melaksanakan program TMMD karena telah terbukti membantu percepatan pembangunan infrastruktur, memperkuat budaya gotong royong, sekaligus meningkatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat,” ujar Safni.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses.
Sementara itu, Komandan Satgas TMMD ke-129, Letkol Inf. Adi Nugraha Nata, menjelaskan bahwa sasaran fisik program tidak hanya pembangunan jalan sepanjang 2.700 meter, tetapi juga meliputi penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, pengerasan jalan sepanjang 2.550 meter, pembangunan pondasi jalan sepanjang 100 meter, serta pembangunan lima unit gorong-gorong untuk mendukung sistem drainase.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-129 juga menyasar berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
[irp posts=”37796″ ]
Di antaranya pembangunan tujuh unit Rumah Layak Huni (RLH), pemberian intervensi kepada 100 anak berisiko stunting, pembangunan lima titik fasilitas air bersih melalui Program TNI Manunggal Air, penanaman jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan, serta kegiatan penghijauan.
Menurut Letkol Inf. Adi Nugraha Nata, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan nonfisik.
“Program nonfisik juga menjadi perhatian utama kami melalui berbagai penyuluhan, sosialisasi, pembinaan wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum, edukasi kesehatan, pencegahan stunting, hingga pembekalan kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-129, diharapkan manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan dalam bentuk infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota. (DeBe)
[irp posts=”37792″ ]













