Kab. Pasaman

Bupati: “Pengelolaan Anggaran Dana Nagari  Harus Transparan”

169
×

Bupati: “Pengelolaan Anggaran Dana Nagari  Harus Transparan”

Sebarkan artikel ini
bupati
Bupati: “Pengelolaan Anggaran Dana Nagari  Harus Transparan”

PASAMAN, ONTIME.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman gelar rapat koordinasi (Rakor) camat, wali nagari dan Ketua Bamus se Kabupaten Pasaman di aula lantai III Kantor Bupati Pasaman, Jumat (6/1 ).

 

Bupati Pasaman, H.Benny Utama mengawali sambutannya mengucapkan selamat bertugas kepada 33 wali nagari yang baru dilantik pada 26 Desember 2022 yang lalu.

 

“Saya melihatnya semua wajah baru, mudah-mudahan juga bisa memberikan warna yang baru dalam penyelenggaraan Pemerintahan Nagari khususnya Kabupaten Pasaman,” ujarnya

 

Benny Utama mengajak kepada wali nagari yang baru dilantik segera untuk menyusun RPJM dan RKP nagari .

 

“Ini sesuai dengan Perda Kabupaten Pasaman Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pedoman Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan Nagari,” ujar Benny Utama.

 

Benny Utama juga menekankan kepada wali nagari, Ketua Bamus beserta camat agar segera menyelesaikan dokumen APB Nagari Tahun 2023 karena APB Nagari merupakan dokumen resmi yang mempunyai kekuatan hukum dan menjamin kelayakan sebuah rencana kegiatan dari segi anggaran.

 

“Sehingga dapat mengoptimalkan kelayakan hasil kegiatan secara teknis,” tuturnya.

 

Kemudian Bupati mengingatkan beberapa hal kepada wali nagari dalam penyelenggaraan pemerintahan yaitu pertama, wali nagari agar melaksanakan pengelolaan Anggaran Dana Nagari (ADN) secara transparan dan akuntabel, serta hindari korupsi, kolusi dan nepotisme.

 

Kedua, wali nagari dan Bamus agar menjalin komunikasi yang baik dan terus berkonsultasi dengan camat yang merupakan pembina wali nagari di tingkat Kecamatan demi kemajuan nagari dalam rangka mewujudkan masyarakat Pasaman yang lebih baik dan bermartabat.

 

Ketiga, berdayakan seluruh lembaga yang ada di nagari dalam rangka menunjang dan menyukseskan program yang telah dirancang bersama Pemerintah Nagari.

 

Keempat, jadilah pemimpin nagari yang inovatif, yang akan membawa perubahan di nagari menjadi lebih baik. Kelima, terbuka dan responsif terhadap kritikan, tuntutan dan kebutuhan yang disampaikan warga nagari, dan

 

Keenam, kepada camat dan SKPD terkait agar melakukan pembinaan, pengawasan serta mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan nagari berkala sehingga wali nagari tidak terjebak dengan permasalahan hukum.

 

Dalam kesempatan itu turut hadir Sekretaris Daerah, Drs. H Mara Ondak, sejumlah kepala OPD, Camat, Wali Nagari dan Ketua Bamus se Kabupaten Pasaman. (*agus)