Olahraga

Chelsea VS Arsenal, Pertaruhan Gengsi Derbi London

284
×

Chelsea VS Arsenal, Pertaruhan Gengsi Derbi London

Sebarkan artikel ini
chelsea
Chelsea VS Arsenal, Pertaruhan Gengsi Derbi London

LONDON, ONTIME.ID—Laga sengit bakal tersaji kala Chelsea menjamu rival sekotanya dalam laga tunda English Premier League pekan ke- 25 di Stamford Bridge, Kamis (21/4) dini hari WIB. Duel bertajuk Derbi London bakal menjadi laga hidup mati bagi tim tamu guna mengamankan jatah tiket Liga Champions musim depan.

Menyongsong laga tengah pekan nanti, Chelsea berada dalam kondisi yang lebih baik dibanding Arsenal. Chelsea selalu menang dalam tiga pertandingan terakhir di semua ajang. Sedangkan Arsenal baru saja menelan tiga kekalahan beruntun di liga.

Akhir pekan lalu, Chelsea mengalahkan Crystal Palace di semifinal Piala FA dengan dua gol tanpa balas. Ruben Loftus-Cheek dan Mason Mount membawa tim besutan Thomas Tuchel tersebut ke final.

Arsenal di lain pihak mengalami periode sulit dengan menderita empat kekalahan dari lima pertandingan. Hasil itu pun membuat The Gunners—julukan Arsenal saat ini turun ke peringkat enam klasemen EPL dan tertinggal tiga poin dari Spurs di peringkat empat. Misi Meriam London untuk finis di zona Liga Champions semakin berat.

Tercatat tiga kemenangan beruntun yang didapat Chelsea di tiga kompetisi berbeda, yaitu Piala FA, Liga Inggris, dan Liga Champion membuat pelatih The Blues—julukan Chelsea, Thomas Tuchel, puas. Pasalnya, London Biru mampu bangkit dari periode buruk yang sempat mereka alami, yaitu ketika dibobol Brentford dan Real Madrid dengan total tujuh gol dalam dua laga.

Kendati begitu, menghadapi Arsenal tidak akan mudah bagi Chelsea. Pasalnya, mereka bakal kehilangan Mateo Kovacic, yang mengalami cedera saat menghadapi Crystal Palace. Sang gelandang diperkirakan absen selama beberapa pekan ke depan.

“Ketika Kovacic ditarik keluar (saat menghadapi Crystal Palace), kami tahu cederanya serius. Pergelangan kakinya bengkak cukup besar, dan kami harus menunggu hasil pemeriksaannya,” kata Thomas Tuchel, dikutip dari laman resmi Chelsea.

Posisi Kovacic diperkirakan diisi oleh Ruben Loftus-Cheek, yang berhasil mencetak gol di semifinal Piala FA saat masuk sebagai pemain pengganti.

Sementara Arsenal di lain pihak memiliki kondisi kuat yang tidak jauh lebih baik. Absennya Takehiro Tomiyasu dan Kieran Tierney, membuat lini belakang The Gunners, terutama di sisi sayap, tampil kurang meyakinkan. Penampilan Cedric Soares tidak secemerlang untuk Tomiyasu.

Tim besutan Mikel Arteta terkena badai cedera pemain yang membuat keropos skuat The Gunners. Terkhusus untuk pemain lini pertahanan. Granit Xhaka yang sejatinya bermain di lini tengah bahkan harus rela menempati pos bek sayap kiri yang ditinggal Tierney. Hasilnya, Xhaka kewalahan, kecepatannya kurang memadai, Brighton yang tau hal itu memanfaatkan dengan baik untuk meraih kemenangan. Jika kalah lagi, ini bakal menjadi yang keempat kalinya secara beruntun bagi Arsenal.

Sementara sisi kiri yang kehilangan Tierney menjadi titik lemah Arsenal. Mikel Arteta mencoba memainkan Nuno Tavares, Granit Xhaka, hingga Bukayo Saka di posisi tersebut, tetapi tidak maksimal.

Selain performa dan kondisi tim yang tidak terlalu bagus, Arsenal tercatat selalu kalah dalam dua pertandingan terakhir melawan Chelsea, termasuk kekalahan 0-2 di awal musim. Kendati begitu, Arsenal berhasil meraih tiga kemenangan dalam lima pertandingan terakhir melawan Chelsea. Bahkan, salah satu kemenangan The Gunners diraih di Stamford Bridge dengan skor 0-1 musim lalu.

Arsenal sangat membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa finis di empat besar klasemen. Karena kans untuk finis empat besar klasemen dan mendapat tiket Liga Champions semakin sulit jika mereka kalau ataupun hanya meraih hasil imbang. (h/*)