Peristiwa

“Dipaksakan dan Menyesatkan? Klaim ‘Kantor ONtime.ID Tak Ditemukan’ Dibantah Keras, Jejak77.top Dituding Bangun Narasi Sepihak”

327
×

“Dipaksakan dan Menyesatkan? Klaim ‘Kantor ONtime.ID Tak Ditemukan’ Dibantah Keras, Jejak77.top Dituding Bangun Narasi Sepihak”

Sebarkan artikel ini
Kantor
“Dipaksakan dan Menyesatkan? Klaim ‘Kantor ONtime.ID Tak Ditemukan’ Dibantah Keras, Jejak77.top Dituding Bangun Narasi Sepihak”

JAKARTA, ONTIME.ID — Polemik antar media kembali memanas. Pemberitaan Jejak77.top berjudul “Kantor Redaksi ONtime.ID Tak Ditemukan Saat Jejak77.top Antarkan Hak Jawab” dipastikan tidak benar dan dinilai menyesatkan. Redaksi ONtime.ID menyampaikan bantahan keras atas narasi yang dianggap dibangun secara sepihak dan tidak utuh.

Fakta di lapangan menunjukkan, klaim bahwa kantor redaksi ONtime.ID “tidak ditemukan” dinilai sebagai penggiringan opini yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Foto Bangunan Tertutup Dijadikan Dasar Klaim

Peristiwa bermula saat Yolanda, Sekretaris Redaksi Jejak77.top, mendatangi kantor ONtime.ID untuk menyerahkan surat hak jawab. Ia kemudian mengirimkan foto sebuah bangunan dalam kondisi tertutup dan menanyakan kepada redaksi ONtime.ID apakah bangunan tersebut benar kantor redaksi.

[irp posts=”33944″ ]

Redaksi ONtime.ID secara tegas menyatakan benar itu kantor redaksi, namun sedang ditutup sementara karena pimpinan redaksi bersama tim tengah menjalankan tugas luar daerah.

Penutupan sementara bukan tanpa alasan. Pimpinan redaksi dan tim diketahui sedang berada di Provinsi Banten untuk menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Usai kegiatan tersebut, tim melanjutkan perjalanan ke Jakarta untuk menghadiri pertemuan resmi dengan Dewan Pers serta Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri, termasuk sejumlah agenda kunjungan lainnya.

Meski kantor fisik tutup sementara, operasional media online ONtime.ID ditegaskan tetap berjalan normal seperti biasa.

Klaim “Tak Ditemukan” Dinilai Tidak Berdasar

Redaksi ONtime.ID menyayangkan pernyataan Yolanda yang mengaku tidak menemukan kantor redaksi. Menurut ONtime.ID, pernyataan tersebut terkesan dipaksakan menjadi narasi publik, padahal pihak Jejak77.top telah mendapatkan konfirmasi langsung bahwa bangunan yang didatangi memang kantor ONtime.ID.

Dengan demikian, klaim “tidak ditemukan” dinilai sebagai narasi yang tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan publik.

Penyampaian Hak Jawab Dinilai Cacat Administrasi

Tak hanya itu, ONtime.ID juga menyoroti proses penyampaian surat hak jawab yang dinilai cacat administrasi dan prosedural. Sebelumnya, redaksi ONtime.ID telah menyampaikan melalui pesan WhatsApp kepada Yolanda agar surat hak jawab dikirimkan melalui email resmi redaksi di ontimeredaksi@gmail.com.

Namun imbauan tersebut tidak diindahkan. Penyampaian surat justru dilakukan secara fisik dengan mendatangi rumah pribadi pimpinan redaksi. Surat tersebut bahkan diberikan kepada istri pimpinan redaksi dengan dalih ingin menyerahkan dokumen secara langsung.

[irp posts=”33941″ ]

ONtime.ID menilai tindakan tersebut tidak tepat secara etika maupun administrasi, karena alamat rumah pribadi bukan kantor redaksi dan tidak berkaitan dengan mekanisme resmi penerimaan dokumen redaksi.

Istri Pimpinan Redaksi Bukan Bagian Redaksi

Situasi semakin disayangkan ketika surat tersebut terkesan dipaksakan untuk diterima oleh istri pimpinan redaksi. Bahkan, istri pimpinan redaksi diminta memegang surat hak jawab dan difoto oleh pihak Jejak77.top sebagai bukti penyerahan.

ONtime.ID menegaskan bahwa istri pimpinan redaksi bukan karyawan, bukan staf, dan bukan bagian dari redaksi ONtime.ID. Dengan demikian, tindakan memaksa penerimaan surat kepada pihak yang tidak memiliki kapasitas redaksional dinilai sebagai langkah yang tidak profesional.

Ujian Profesionalisme Antar Media

Kasus ini kembali menjadi ujian integritas dan profesionalisme dalam praktik jurnalistik. Di tengah tuntutan keterbukaan informasi, setiap media dituntut menjunjung tinggi etika, akurasi, serta prosedur administratif yang benar.

ONtime.ID menegaskan bahwa klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilai telah dibangun secara sepihak. Publik pun diharapkan dapat menilai secara objektif agar tidak terjebak pada narasi yang tidak utuh dan berpotensi menyesatkan. (*)

[irp posts=”33938″ ]

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID