PADANG, ONTIME.ID—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang akan melakukan pengecekan terhadap titik-titik pemberhentian bus Trans Padang pada koridor VI trayek Pasar Raya – Kampus Unand.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indrasani menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan untuk melihat titik pemberhentian mana yang tidak sesuai dengan perencanaan. “Jika titik pemberhentian itu tidak sesuai, maka akan kita bongkar, apalagi dirinya memiliki SK penempatan titik pemberhentian,”ujar Yudi Indrasani, Selasa (14/3).
Lebih lanjut, Yudi menegaskan, sebelum Trans Padang beroperasi, telah dibuatkan master plan Trans Padang sehingga bisa melayani warga kota. “Pada dasarnya Trans Padang dimiliki oleh pengusaha angkot sendiri. Jadi kita gandeng pengusaha angkot sebagai operator Trans Padang,” tuturnya.
Sebelumnya ratusan supir angkot jurusan Pasar Raya – Kampus UNAND meminta komitmen dari bus Trans Padang koridor VI agar menurunkan penumpang di titik yang sudah disepakati yaitu di 34 titik. Para supir angkot tersebut mendatangi DPRD Kota Padang pada Senin (13/3) untuk mengadukan hal tersebut.
Para supir angkot tersebut juga mogok menambang sehingga menyebabkan sejumlah penumpang terlantar. “Kami menuntut kejelas. Kalau seperti ini tidak bagus bagi kami supir angkot,”ujar salah seorang supir angkot jurusan Pasar Raya-Kampus UNAND.
Ketua DPRD Padang Syahrial Kani menjelaskan, permasalahan ini telah diselesaikan dengan melibatkan Dinas Perhubungan Kota Padang. “Telah ada kesepakatan yang telah dibuat antara para supir angkot trayek Pasar Raya – Kampus UNAND ini. Semoga kesepakatan yang telah dibuat ini menjawab permasalahan yang ditimbulkan dengan beroperasinya Trans Padang trayek Pasar Raya – Kampus UNAND ini,” ucapnya.
Syahrial Kani menambahkan, fungsi DPRD hanya sebagai pengawasan dan penyambung lidah dari keluhan warga ke pemerintah. “Jika penambahan titik pemberhentian yang dibuat Trans Padang merugikan supir angkot dan keluar dari konsep awal, maka, titik pemberhentian tersebut harus di bongkar,” ucapnya menutup. (*/vand)













