Peristiwa

Ditlantas Polda Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Padang–Bukittinggi Saat Mudik Lebaran 2026

194
×

Ditlantas Polda Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Padang–Bukittinggi Saat Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Polda
Ditlantas Polda Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Padang–Bukittinggi Saat Mudik Lebaran 2026

PADANG, ONtime.ID — Mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di jalur strategis Padang–Bukittinggi, khususnya di kawasan Lembah Anai.

Pengaturan tersebut berupa penerapan sistem satu arah (one way) serta pemberlakuan waktu steril di sepanjang jalur guna mengurangi potensi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan skema tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan selama Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan saat periode mudik Lebaran.

Menurutnya, jalur Padang menuju Bukittinggi merupakan salah satu titik dengan tingkat kepadatan tinggi setiap musim mudik karena menjadi penghubung utama antarwilayah di Sumatera Barat.

[irp posts=”34459″ ]

“Rekayasa lalu lintas ini kami siapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang biasanya meningkat signifikan saat arus mudik dan balik Lebaran, khususnya di jalur Padang menuju Bukittinggi yang melintasi Lembah Anai,” kata Reza, Jumat (6/3/2026).

Dalam skema yang disiapkan, kendaraan dari arah Kota Padang menuju Bukittinggi akan diberlakukan sistem satu arah mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Setelah itu, arus kendaraan akan dialihkan untuk kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang dengan sistem yang sama mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB.

Pola ini diterapkan untuk menghindari pertemuan kendaraan dari dua arah di jalur yang relatif sempit sehingga diharapkan arus lalu lintas dapat bergerak lebih lancar.

Selain mempertimbangkan volume kendaraan, kebijakan tersebut juga memperhitungkan kondisi jalan di kawasan Lembah Anai yang belum sepenuhnya pulih pascabencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

[irp posts=”34456″ ]

Meski demikian, proses perbaikan infrastruktur jalan terus dilakukan oleh instansi terkait. Polda Sumbar menargetkan jalur tersebut sudah dapat difungsikan secara normal pada H-7 Lebaran dengan sistem dua arah selama 24 jam.

“Kami optimistis pada H-7 Lebaran jalur Lembah Anai sudah bisa dilalui dua arah selama 24 jam setelah proses perbaikan selesai,” ujar Reza.

Selain sistem satu arah, kepolisian juga akan menerapkan waktu steril atau clearance time selama sekitar 30 menit di sepanjang jalur yang diperkirakan mencapai 20 kilometer.

Pada periode tersebut seluruh kendaraan tidak diperkenankan melintas untuk sementara waktu. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan jalur benar-benar kosong sebelum arus kendaraan dari arah yang berbeda kembali dibuka.

“Waktu steril ini penting untuk memastikan jalur benar-benar kosong sebelum arus kendaraan dari arah berbeda kembali dibuka,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas, Polda Sumbar juga menyiapkan sejumlah pos pantau dan pos siaga di beberapa titik strategis, seperti kawasan Lembah Anai, Kota Padang Panjang, serta sejumlah lokasi lain di sepanjang jalur Padang–Bukittinggi.

Pemantauan arus kendaraan akan dilakukan selama 24 jam menggunakan berbagai teknologi pemantauan, di antaranya drone serta sistem pemantauan lalu lintas Regional Traffic Management Center (RTMC) yang memungkinkan kondisi jalan dipantau secara real time.

[irp posts=”34453″ ]

Sementara itu, jalur alternatif Malalak untuk sementara belum diberlakukan sistem satu arah karena kondisinya masih berstatus darurat.

Polda Sumbar mengimbau para pengendara yang melintas di kawasan Lembah Anai selama musim mudik Lebaran agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan selama perjalanan. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID