Kab. Solok

DPRD Kabupaten Solok Gelar Paripurna Penyampaian LKPj Bupati Tahun 2022

535
×

DPRD Kabupaten Solok Gelar Paripurna Penyampaian LKPj Bupati Tahun 2022

Sebarkan artikel ini
DPRD
Bupati Solok Epyardi Asda saat menyerahkan hasil LKPJ 2022 kepada pimpinan DPRD Ivoni Munir

SOLOK, ONTIME.ID—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar rapat paripurna penyampaian nota pengantar bupati tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Solok tahun 2022 di Ruang Sidang Utama Paripurna DPRD Kabupaten Solok, Jumat  (31/3).

Rapat yang dipimpin wakil ketua DPRD Ivoni Munir dihadiri Bupati Solok Epyardi Asda.

Dalam laporannya mantan anggota DPR RI menjelaskan, gambaran kondisi pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan secara tertib,taat, efisien,efektif, ekonomis, transparan dan bertanggungnjawab dan memperhatikan asas keadilan kepatutan dan manfaat untuk masyarakat.

Disampaikannya, bahwa realisasi pendapat daerah tahun 2022 adalah sebesar Rp1.198.526.934.143,43 atau 98,14  persen dari anggaran yang ditargetkan sebesar Rp1.221.285.096.478 .

Realisasi belanja tahun 2022 sebesar Rp1.234.314.965.505,26 atau 93,33  persen dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp1.322.562.690.203

Memasuki tahun ketiga periode RPJMD Kabupaten Solok Tahun 2021-2026, telah diperoleh berbagai prestasi dan kemajuan baik dari sisi penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan mutu pendidikan, pelaksanaan pembangunan, peningkatan derajat kesehatan dan peningkatan kesejahteraan.

“Walaupun harus diakui, diantara berbagai keberhasilan itu, masih terdapat kekurangan yang membutuhkan perhatian kita bersama, untuk segera dibenahi dan tuntaskan,”ucapnya.

Diungkapkan Epyardi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada Kabupaten Solok dalam Angka 2023 terdapat beberapa kenaikan dan pertumbuhan di beberapa bidang seperti

  1. Laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 berada pada angka 4,31 persen, naik dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebesar 3,31persen.
  2. Angka kemiskinan, persentase penduduk miskin turun dari 8,01 persen pada tahun 2021 menjadi 7,12 persen pada tahun 2022.
  3. Indeks Pembangunan manusia (IPM) yang merupakan aspek pendukung daya saing daerah, menunjukkan angka yang menggembirakan yaitu meningkat dari 69,24 pada tahun 2021 menjadi 70,02 persen pada tahun 2022.
  4. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) naik dari 14.178 pada thn 2021 menjadi 15.781 tahun 2022.
  5. Angka Harapan Hidup (AHH) juga menjadi salah satu bukti bahwa peningkatan kualitas kesehatan sudah menunjukkan tren positif yaitu naik menjadi 69,19 persen pada tahun 2022 dari 68,79 persen pada tahun 2021.

Disampaikannya, tantangan Kabupaten Solok ke depan adalah meningkatkan perekonomian masyarakat guna mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, meningkatkan infrastruktur serta mempercepat peningkatan pendapatan masyarakat dan mencapai tingkat kesejahteraan rakyat yang dicita-citakan dengan semangat kebersamaan, mari kita bangkitkan komitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan, kecerdasan dan kesejahteraan.

Ikut hadir dalam rapat Sekda Medison anggota DPRD Kabupaten Solok, Forkopimda, Sekwan Zaitul Ikhlas, kepala badan, staf ahli bupati, para asisten, kepala bagian, camat, wali nagari dan undangan lainnya. (*/vand)