Bukittinggi

DPRD Rombak Alat Kelengkapan

260
×

DPRD Rombak Alat Kelengkapan

Sebarkan artikel ini
dprd
DPRD Kota Bukittinggi merombak alat kelengkapan dewan guna lebih memaksimalkan kinerja, Rabu (6/4).

BUKITTINGGI, ONTIME.ID — DPRD Kota Bukittinggi merombak  Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Perombakan  AKD tersebut disahkan dalam rapat paripurna internal DPRD di gedung dewan setempat,  Rabu (6/4).

Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial mengatakan, paripurna internal DPRD untuk pergantian AKD ini berjalan dengan baik dan kondusif. Pergantian AKD  dilakukan atas persetujuan bersama seluruh fraksi di DPRD Bukittinggi. Tujuannya adalah untuk penyegaran struktur AKD dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat di DPRD Bukittinggi.

“Perombakan  AKD kita lakukan 100 persen  guna  penyegaran dan pergantian susunan AKD di DPRD Bukittinggi. Kemudian bagaimana AKD ini lebih memaksimalkan kinerja  dalam menjalankan fungsi penganggaran, legislasi dan pengawasan. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan disetujui seluruh fraksi yang ada di DPRD Bukittinggi,” kata  Beny Yusrial.

Menurut politisi partai Gerindra  tersebut, perombakan AKD itu meliputi badan musyawarah (Bamus), badan anggaran (Banggar), badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda), badan kehormatan (BK), dan komisi-komisi.

Setelah dilakukan perombakan, Ketua Komisi I DPRD dipercayakan kepada  Syaiful Efendi (PKS), Ketua Komisi II Edison Katik Basa (Golkar), dan Ketua Komisi III Yontrimansyah (Demokrat). Untuk Ketua BK Shabirin Rachmat, dan Ketua Bapemperda Ibnu Asis. Pertukaran juga terjadi dalam anggota Badan Anggaran (Banggar).

Kemudian dalam paripurna internal yang dilaksanakan anggota dewan,  juga disahkan pergantian nama fraksi, yakni Fraksi Amanat Nasional Persatuan, gabungan PAN dan PPP. Sebelumnya, PPP satu fraksi dengan Golkar dengan nama fraksi yakni  Fraksi Karya Pembangunan.

“Sekarang PPP satu fraksi dengan PAN. Meski ada pergantian fraksi, namun fraksi yang ada di DPRD Bukittinggi tetap enam fraksi. Fraksi tersebut adalah Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi PKS, Fraksi Amanat Nasional Persatuan, Fraksi Nasdem-PKB, dan Fraksi Golkar,” ujar Beny.

Melalui pergantian AKD  ini ulasnya, diharapkan bisa mengubah kinerja DPRD lebih baik lagi kedepannya, dan AKD yang baru bisa  lebih agresif lagi  dalam menjalankan program-program yang dirancang, termasuk dalam menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi. (*/ot)