Politik

DPRD Sumbar Dorong Literasi dan Pendidikan Berbasis Teknologi

116
×

DPRD Sumbar Dorong Literasi dan Pendidikan Berbasis Teknologi

Sebarkan artikel ini
DPRD Sumbar
DPRD Sumbar Dorong Literasi dan Pendidikan Berbasis Teknologi

PADANG, ONtime.ID — Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi menegaskan pentingnya penguatan literasi dan jati diri generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital yang kian sulit dibendung. Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan pemantapan nilai literasi siswa di SMK Negeri 9 Padang, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan bertema “Membaca Terbuka Jendela Dunia, Menulis Terukir Inspirasi Jiwa” tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus peringatan bahwa generasi muda saat ini tengah berada di persimpangan besar antara kemajuan teknologi dan ancaman hilangnya identitas budaya.

Di hadapan ratusan siswa, Muhidi secara terbuka menyoroti tantangan serius yang dihadapi anak muda di era disrupsi informasi. Menurutnya, derasnya arus media sosial, pengaruh budaya luar, hingga pergaulan bebas tidak boleh membuat generasi muda kehilangan arah dan prinsip hidup.

[irp posts=”36380″ ]

“Yang pertama harus kita bangun adalah identitas dan jati diri. Apalagi kita orang Minang punya falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Kita boleh bergaul dengan siapa saja, tetapi tetap harus punya prinsip dan identitas sendiri,” tegas Muhidi.

Pernyataan tersebut menjadi sindiran halus terhadap fenomena menurunnya budaya membaca dan melemahnya karakter generasi muda akibat dominasi konten digital instan yang lebih banyak menghibur dibanding mendidik.

Muhidi menilai, literasi bukan sekadar kemampuan membaca teks, melainkan fondasi utama membangun pola pikir kritis dan daya tahan generasi muda menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat.

Ia menekankan bahwa kebiasaan membaca harus kembali diperkuat, dimulai dari menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber bacaan utama sebelum memperluas wawasan melalui berbagai literatur lainnya.

[irp posts=”36377″ ]

“Untuk menguatkan pikiran, kita harus banyak membaca. Kalau sudah menemukan kenyamanan dalam membaca, maka wawasan akan semakin luas,” ujarnya.

Tak hanya menyampaikan motivasi, Muhidi juga memaparkan langkah konkret DPRD Sumbar dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Salah satunya dengan memperkuat fasilitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah-sekolah.

Saat ini, DPRD Sumbar tengah melakukan uji coba ruang kelas digital lengkap dengan perangkat IT seperti laptop dan papan digital interaktif. Program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan modern yang menuntut kemampuan teknologi sekaligus literasi yang kuat.

“Kalau program ini berhasil, akan kita dorong ke sekolah lain, termasuk SMA 10 Padang. Kita fokus pada penguatan SDM karena kebutuhan siswa harus benar-benar terlayani,” kata Muhidi.

Ia juga mengungkapkan bahwa DPRD Sumbar sedang merevisi Peraturan Daerah tentang Pendidikan agar muatan lokal dan penguatan karakter budaya daerah mendapat porsi lebih besar dalam sistem pembelajaran.

[irp posts=”36386″ ]

Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga harus membentuk generasi yang memahami akar budaya dan identitas daerahnya sendiri.

Di akhir kegiatan, Muhidi mengingatkan para siswa agar tidak hanya menjadi penonton perubahan zaman, tetapi mampu menjadi generasi yang siap mengambil peran dalam menentukan masa depan.

“Kalau bukan kita yang menyiapkan masa depan, siapa lagi. Kami di DPRD hanya menjadi pendorong untuk menyiapkan prosesnya,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif berdialog dengan Muhidi, mulai dari membahas pengalaman politiknya hingga mempertanyakan fungsi dan tugas pokok DPRD Sumatera Barat dalam pembangunan daerah dan dunia pendidikan. (*)

Ikuti Terus Saluran Whatsapp ONtime.ID