Kab. Solok Selatan

Geliat Solsel Hapus Titik Blankspot

511
×

Geliat Solsel Hapus Titik Blankspot

Sebarkan artikel ini
solsel
Pemkab Solsel menjalin kolaborasi PT. Icon Plus Sumbar dalam percepatan trasnformasi digital. IST

SOLOK SELATAN, ONTIME.ID – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Solok Selatan perkuat kolaborasi dengan beberapa lembaga bersangkutan terkait percepatan transformasi digital dan pengentasan daerah blankspot di Solok Selatan.

Kepala Dinas Kominfo Solok Selatan, Firdaus Firman mengatakan, kolaborasi percepatan transformasi digital dan pengentasan daerah blankspot di Solok Selatan sangat diperlukan, mengingat transformasi digital itu sendiri menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Kita menyadari bahwa telekomunikasi sudah menjadi kebutuhan dasar. Dan kita sebagai penyelenggara pemerintahan tidak akan dapat berjalan sendiri tanpa adanya kerja sama dari pihak lain, baik dari sektor publik, privat, dan juga masyarakat, termasuk dengan beberapa lembaga seperti PT. Icon Plus Sumbar beberapa waktu lalu,” katanya kepada ONTIME.ID, Rabu (20/7).

Firdaus Firman juga menjelaskan, pertemuan dengan PT. Icon Plus Sumbar beberapa waktu lalu bersama Bupati Solok Selatan, Khairunas dengan jajaran OPD lainnya, pihak Pemkab Solok Selatan mengharapkan kerja sama dari PT. Icon Plus Sumbar tersebut terkait bantuan dan fasilitas untuk percepatan transformasi digital dan membebaskan daerah-daerah blankspot di Solok Selatan.

“Bupati Solok Selatan telah menyampaikan harapannya. Dan kita sendiri dari Pemkab Solok Selatan menargetkan ke depannya agar tidak ada lagi kesulitan yang diakibatkan oleh daerah blankspot ini, dan juga turut serta dalam mendorong kinerja pemerintahan yang lebih efektif dan efisien melalui transformasi digital ini dengan kolaborasi kita dengan beberapa lembaga lainnya, seperti PT. Icon Plus Sumbar ini, GM Telkomsel Sumbar, Yayasan Internet Indonesia, dan yang lainnya” katanya.

Untuk daerah blankspot di Solok Selatan sendiri, lanjut Kadis Kominfo Solok Selatan tersebut, sebanyak 39 titik pada 39 jorong masih blankspot. Artinya, hal itu mencapai 1/8 dari total wilayah Kabupaten Solok Selatan. Sedangkan dalam prospek pembangunan Solok Selatan sendiri, sangat membutuhkan jaringan telekomunikasi sebagai percepatan kinerja.

“Program inovasi daerah di Solok Selatan hampir berbasis pada penggunaan teknologi, seperti absensi online, Nagari Sigap, Dasawisma, dan yang lainnya. Makanya melalui percepatan transformasi digital dan pengentasan daerah blankspot di Solok Selatan menjadi solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat dan juga pemerintah, sekaligus meningkatkan pelayanan kinerja pemerintahan,” ujar Kadis Kominfo Solok Selatan tersebut.