Olahraga

Hadapi Vietnam, Timnas Garuda Datang untuk Menang

452
×

Hadapi Vietnam, Timnas Garuda Datang untuk Menang

Sebarkan artikel ini
timnas
Duel Timnas Indonesia vs Vietnam pada leg I Semifinal Piala AFF di Stadion Gelora Bung Karno dengan hasil akhir imbang 0-0.

HANOI, ONTIME.ID— Timnas Indonesia akan melakoni laga hidup mati saat menghadapi Vietnam dalam pertandingan leg kedua dalam putaran Piala AFF 2022 di Stadion My Dinh, Hanoi, Senin (9/1). Tim Garuda datang untuk membawa pulang membawa tiket final Piala AFF.

Pelatih Timnas, Shin Tae Yong menegaskan Timnas Indonesia datang ke Vietnam untuk memenangkan leg kedua semifinal Piala AFF 2022 “Kami memiliki peluang untuk pertandingan besok. Kami di sini untuk meraih kemenangan,” ujar Shin Tae Yong dalam konferensi pers, Minggu (8/1)

Ia menyatakan, seluruh pemain dan tim telah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan tersebut. Shin Tae Yong percaya diri mampu meraih kemenangan di kandang Vietnam.

Shin Tae Yong menjanjikan akan menampilkan permainan terbaik dalam pertandingan melawan Vietnam. Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan akan bekerja keras, fokus, dan disiplin sepanjang permainan.

“Semoga kami meraih hasil terbaik. Para pemain dalam kondisi terbaik, serta percaya diri dan siap untuk melawan Vietnam,” katanya.

Timnas Indonesia datang ke markas Vietnam dengan membawa modal hasil imbang 0-0 pada pertemuan pertama. Hasil imbang itu membuat peluang tim Merah Putih melaju ke final masih cukup terbuka. Timnas Indonesia memiliki dua skema untuk lolos ke Final. Pertama tentu meraih kemenangan di kandang Vietnam dan berikutnya bermain imbang dengan ada gol yang tercipta. Timnas Indonesia akan lolos apabila bermain imbang 1-1, 2-2, dan seterusnya. Jika skor tetap imbang 0-0 hingga babak perpanjangan waktu selesai maka penentuan tim mana yang lolos harus melalui adu penalti.

Shin Tae Yong bertekad bungkam Vietnam melalui duel 90 menit pada leg kedua semifinal Piala AFF 2022. “Saya rasa kedua tim ingin meraih kemenangan untuk mencapai final. Jelas tak ada yang mau meraih hasil imbang dalam duel 90 menit yang bisa dilanjutkan ke perpanjangan waktu dan penalti,” ujarnya.

Mantan pelatih timnas Korea Selatan itu menilai kekuatan Indonesia dan Vietnam setara di Piala AFF 2022. Maka tak ada alasan untuk takut mematok target menang di Hanoi.

Shin mengakui pertahanan Vietnam tampil cukup solid di leg pertama. Namun, bukan berarti Indonesia tak mampu menciptakan peluang berbahaya di sepanjang laga. “Saya setuju bahwa tim Vietnam memiliki organisasi pertahanan yang baik di leg pertama semifinal. Tetapi bukan karena kami tidak mampu menyerang,” ujarnya.

Namun, STY menilai tim arahannya bertekad untuk menuntaskan laga kedua dengan kemenangan di depan publik Vietnam. “Para pemain bertekad untuk menang. Itu keuntungan yang kami miliki. Saya rasa Indonesia tidak memiliki kerugian di pertandingan besok,” ujar pelatih asal Korea Selatan.

STY juga menilai kedatangan Indonesia lebih cepat di Hanoi jadi salah satu keuntungan lainnya ketimbang Vietnam. Namun, kedua tim harus saling jegal untuk memperebutkan satu tiket ke final.

Sementara itu, Pelatih Vietnam Park Hang Seo mengungkapkan siap mengakui Timnas Indonesia kini berada di level yang sama jika kalah pada leg kedua semifinal Piala AFF 2022.

Hasil itu cukup membawa Timnas Indonesia lolos karena lebih produktif di kandang lawan setelah bermain imbang tanpa gol pada leg pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 6 Januari lalu.

Tensi panas laga ini membuat psywar antara Hang Seo dan Shin Tae Yong tersaji saat jumpa pers, Minggu (8/1). Shin Tae Yong mengatakan Timnas Indonesia kini sudah selevel Vietnam dan Thailand.

Hang Seo pun membalas komentar Shin Tae Yong. Pelatih berusia 65 itu siap mengakui Timnas Indonesia selevel Vietnam jika anak asuhnya kalah di laga nanti.

“Shin mungkin saja benar. Tetapi saya pikir sebagai seorang pelatih, Anda seharusnya membuktikan itu dengan hasil dan bertanggung jawab dengan pernyataan Anda lewat hasil yang diraih,” ujar Hang Seo.

“Saya tidak terbiasa menilai pelatih tim lain. Jika Indonesia lebih kuat atau tidak, buktikan dari hasil pertandingan. Saya harap kata-kata saya terbukti dalam permainan. Jika besok Vietnam kalah dari Indonesia, saya akui [Indonesia setara dengan Vietnam]. Jika Vietnam menang, Shin tidak boleh mengatakan bahwa Indonesia setara dengan Vietnam,” ujarnya. (*/red)